Diduga Dikerjakan Asal Asalan, Payung Pujasera Alun Alun Ambruk

oleh -17 views
Ambruk, payung Pujasera alun alun tinggal kerangkanya.

SITUBONDO, Rabu (10/2/2021) suaraindonesia-news.com – Belum lama dimanfaatkan oleh para pedagang, salah satu payung di pujasera alun alun Situbondo, Jawa Timur mendadak ambruk.

Akibatnya, para pedagang yang menempati di kios nomor 06 dan 07, itupun basah kuyup terkena siraman air hujan dari payung yang ambruk.

Peristiwa tersebut terjadi Selasa (9/2) malam, sekitar pukul 22.00 WIB. Usai diguyur hujan lebat, diduga tidak mampu menahan beratnya air hujan, besi penyanggah payung yang diduga di las sekedarnya dan asal asalan itu terlepas.

“Iya, ini las penyanggah besinya yang lepas karena tidak mampu menahan beratnya air hujan yang ada di payung,” kata Sekretaris Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPKP) Situbondo, Ali Munir.

Selain itu yang menjadi penyebabnya, lanjutnya, karena lobang pada pembuangan air yang terdapat dibagian atas payung itu tersumbat sampah dari pohon. Sehingga airnya tidak mengalir dan menggenang diatas payung.

“Ini masih saya carikan solusi, bagaimana kejadian ini tidak terulang lagi,” imbuhnya.

Pantauan suaraindonesia-news.com menyebutkan, pembangunan pujasera yang dilengkapi 4 buah payung berukuran besar itu dibangun sekitar akhir tahun 2020. Namun tak berapa lama, saat memasuki musim penghujan mendadak payung yang bernilai jutaan rupiah itu tiba tiba ambruk.

Dengan kejadian tersebut, para pedagang yang menempati payung payung lainnya enggan menempati, karena takut tertimpa hal serupa.

“Memang payung seperti itu bagus dan indah, tapi sulit perawatannya. Kalau sudah begini baru dicarikan solusi. Harusnya waktu mau membuat itu sudah dipikirkan,” kata Didik, ketua paguyuban pujasera alun alun.

Nah, kalau sudah ada kejadian seperti ini, otomatis para pedagang tidak mau menempati lagi. Pasalnya, selain sudah banyak yang bocor, payung lainnya takut ambruk seperti yang sudah terjadi.

“Dengan kejadian ini banyak pedagang yang trauma. Karena tidak menutup kemungkinan payung lainnya juga akan ambruk,” pungkasnya.

Reporter : Ugik
Editor : Redaksi
Publiser : Syaiful

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *