Diduga Bagikan Uang, Istri dan Anak Caleg PDIP Ditangkap Warga

Sutanto bersama Ilmiah Bagian OSDM Bawaslu Kota Probolinggo, tunjukkan Barang Bukti, berupa uang pecahan Rp.100 ribu, stiker caleg, dan amplop

PROBOLINGGO, Sabtu (13/4/2019) suaraindonesia-news.com – Sutanto (40), warga RT.04/RW.05 di Perumahan Prasaja Mulya, Kelurahan Kareng Lor, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, seorang calon legislatif (Caleg) dari Partai Berkarya, mengamankan dua orang perempuan yang diduga tengah membagikan amplop berisi uang pecahan Rp.100 ribu dan Rp.200 ribu ke rumah-rumah warga di Perumahan Prajasa Mulya, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo, Sabtu (13/4/2019) siang.

Menurut Tanto, dua orang perempuan yang diduga membagikan uang kepada warga di Perum Prasaja Mulya adalah bernama Nurul, sebagai ASN dilingkungan Pemkot Probolinggo dan anaknya (saya tidak tau namanya) yang magang di Dinkes Kota Probolinggo. Tanto mengungkapkan, Nurul tidak lain adalah stri Mochamad Bebun, calon legislatif, yang saat ini masih duduk di DPRD Kota Probolinggo dari PDIP.

Kepada puluhan wartawan yang datang di Kantor Bawaslu Kota Probolinggo, Tanto membeberkan, awalnya sekitar jam 11.00 Wib, saya keluar dari rumah akan mengambil jahitan istri saya di Kanigaran. Saat saya keluar dari rumah mengatahui ada orang (Nurul, red) membagikan uang kepada warga dilingkungan rumah saya di Perum Prasaja Mulya di RT.3/RW.5 Kelurahan Kareng Lor, Kecamatan Kedopok, Kota Probolinggo.

“Karena Nurul mengeluarkan uang dari tas untuk dibagikan kepada warga, tas itu saya ambil saya laporkan ke Bawaslu. Dan pelaku langsung lari mengendarai sepeda motor bersama anaknya,” bebernya.

Didalam tas, menurut Tanto, ada pecahan uang Rp.100.000,- sebanyak Rp.1900.000,-, ada amplop dan stiker ajakan untuk mencoblos calon legislatif (caleg) dapil 2 Kota Probolinggo, atas nama Mochamad Bebun SH, nomor 7 dari PDIP. Semua barang bukti ini saya serahkan kepada Bawaslu agar ditindak lanjuti.

“Dan saya berharap agar Nurul dan Michamad Bebun selaku caleg yang bagi bagi uang kepada warga ini harus ditindak dengan tegas, sesuai UU yang berlaku, dan jangan sampai Bawaslu tebang pilih. Pokoknya harus ditindak tegas,” ujar Tanto.

Benar saja, saat tas milik Nurul dibongkar di Bawaslu, ada amplop berisi uang dilengkapi stiker atas nama caleg Mochamad Bebun SH nomor urut 7 dari PDIP yang merupakan suami dari Nurul.

Nurul sendiri statusnya merupakan Aparatur Sipil Negara yang berdinas di Pemerintah Kota Probolinggo, sedangkan anaknya merupakan tenaga magang di dinkes Pemerintah Kota Probolinggo.

Sementara itu, Ilmiah, bagian Divisi OSDM Bawaslu Kota Probolinggo mengatakan, karena sudah banyak bukti yang menyertai laporan dan unsur unsurnya sudah memenuhi, maka laporan akan di register.

“Karena bukti bukti sudah ada, saksi sudah ada, maka akan kita register, setelah itu kita proses, kita investigasi,” ujarnya.

Menurutnya, jika terbukti, hukum pidana dan administartif bakal menjerat Caleg dari PDIP dapil 2 Kademangan – Kedopok ini. Sangsinya sesuai UU Nomor 7 Tahun 2017 pasal 538. Sangsinya caleg tersebut akan dikenakan hukuman pidana selama 24 bulan dan denda Rp.24 juta.

Reporter : S. Widjanarko
Editor : Amin
Publisher : Dewi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here