Diduga Ada Penyimpangan Dana Penyertaan Modal, Kajari Abdya Panggil Dirut PDAM Gunung Kila

oleh -63 views
Kasi Pidsus kejaksaan negeri Aceh Barat Daya (Abdya) Riki Guswandri, SH.

ABDYA, Selasa (30/7/2019) suaraindonesia-news.com – Aroma tidak sedap mulai tercium di Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Gunung Kila Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) pasca laporan tim Pansus DPRK setempat. Akibatnya, badan usaha milik daerah ini mulai dipanggil oleh Kejaksaan Negeri.

Penyelidikan dilakukan berdasarkan surat perintah, Kepala Kejaksaan negeri Aceh Barat Daya nomor; print-312/I.I.28/fd.I/07/2019, tentang dugaan penyimpangan  dana penyertaan modal dari pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya, keprusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Gunung Kila Tahun Anggaran 2017/2018 dan 2019.

Kajari Abdya, Abdur Kadir, SH, MH melalui Kasi Pidsus Riki Guswandri,SH kepada awak media membenarkan perihal penyelidikan terhadap kasus tersebut.

“Berdasarkan hasil temua pansus DPRK Abdya yang diterima pada tanggal 26 Juli 2019 terhadap pengunaan anggaran pendapatan  dan belanja Kabupaten APBK tahun 2018,” katanya. Selasa (30/07).

Saat ini, kata Riki, perusahaan daerah air minum tersebut belum beroperasi dihampir setiap kecamatan dalam kabupaten setempat.

“Pada tahun 2017, telah diberikan  penyertaan modal oleh pemerintah sebesar Rp. 3.314.337.880. Pada tahun 2018 pemerintah kembali memberikan penyertaan modal sebesar Rp. 4.000.000.000, dan pada tahun 2019 2 miliar,” paparnya.

Menurut Riki, pernyertaan modal itu digunakan untuk opersional dan pembangunan intalasi air  ke masyarakat.

“Kita panggil Direkturnya untuk dimintai keterangan terkait dengan dugaan penyimpangan dana penyitaan modal dari pemkab Tahun2017-2018 dan 2019,” jelasnya.

Riki juga menyebutkan, keseluruhan pekerjaan bangunan beton pra cetak penangkapan air dan pembangunan bangunan Sistem Penyediaan Air Minum Ibu Kota Kecamatan (SPAM IKK) telah  selesai pada tanggal 24 dan 27 Desember 2017.

“Ironisnya, banyak bangunan PDAM yang dikerjakan hancur dan ada bangunan yang didalam air ada bangun yang lama ditimpa dengan bangunan baru, sehingga tidak terlihat lagi sama sekali,” imbuh Riki.

Selain dikegiatan fisik, lanjut Riki, di PDAM Gunung Kila tersebut juga banyak ditemukan temuan lainnya, termasuk oprasional dikantor.

“Kita sudah cros cek di beberapa titik lokasi  bangunan PDAM  banyak yang tak jelas,” tukas Riki.

Reporter : Nazli
Editor : Amin
Publisher : Mariska

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *