Dedie: Turunkan Angka Tawuran, Diberlakukan Sanksi Tegas Saat Kompetisi Wali Kota Cup ke-5

oleh -37 views
Wakil Walikota Bogor, Dedie A Rachim saat foto bersama usai pembukaan kejuaraan sepakbola Walikota Cuo ke-5 di Gor Pajajaran.

BOGOR, Senin (09/03/2020) suaraindonesia-news.com – Sebanyak 50 sekolah yang terdiri dari 30 tim SMP dan 20 tim SMA se-Kota Bogor akan berlaga dalam kejuaraan sepakbola Wali Kota Cup ke-5 yang dipusatkan di lapangan outdoor GOR Pajajaran, Jalan Pemuda, Kota Bogor, Senin (09/03).

Turnamen yang digagas Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bogor ini, dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim.

Menurut Dedie, ajang kompetisi ini tak hanya sebagai wadah pelajar untuk aktif di kegiatan positif namun juga untuk mencari bibit unggul pesepakbola Kota Bogor.

“Wali Kota Cup 2020 ini juga sebagai upaya Pemerintah Kota Bogor menurunkan angka tawuran,” ujar Dedie Rachim.

Dikatakan Dedie, sebagai upaya penurunan angka tawuran, pihaknya pun membuat sanksi tegas di kompetisi ini. Yakni bagi peserta yang memulai perkelahian atau memukul terlebih dahulu akan dikenakan denda sebesar Rp 1 juta.

Sanksi ini diberlakukan sebagai pembelajaran bagi semua tim baik tingkat SMP dan SMA.

“Kami ingin semua tim bertanding dengan sportif dan taat aturan,” ujarnya.

Dedie menjelaskan, Pemerintah Kota Bogor saat ini sedang mengembangkan kompetisi olahraga di kalangan pelajar. Tidak hanya pertandingan sepak bola seperti Wali Kota Cup tetapi juga ingin merambah pengembangan kompetisi di berbagai kegiatan mulai dari Basket, Voli, Futsal, Bulutangkis, Karate dan olahraga lainnya.

“Tujuannya untuk memunculkan bibit-bibit atlet Kota Bogor yang mampu berprestasi di tingkat regional, nasional dan internasional. Dari Wali Kota Cup ini juga kami bisa melihat mana saja atlet berbakat dan mereka bisa ikut seleksi untuk ikut mewakili Kota Bogor di gelaran Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jawa Barat,” terangnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dispora Kota Bogor Heri Karnadi mengatakan, keikutsertaan 50 tim di Wali Kota Cup 2020 ini lebih banyak dibandingkan jumlah tahun lalu.

Setiap tim akan dibagi ke dalam grup dengan sistem penyisihan grup lalu ke perempat final, semifinal dan final di Stadion Outdoor GOR Padjajaran. Pertandingan akan digelar dari pagi hingga sore selama tujuh hari kedepan.

“Juara satu, dua, tiga tingkat SMP dan SMA akan mendapatkan piala, piala bergilir, dan sertifikat japres (jalur prestasi) dan uang pembinaan yang baru ada di tahun ini,” pungkasnya.

Reporter : Iran G Hasibuan
Editor : Amin
Publisher : Ela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *