Danrem 121/Abw Pimpin Acara Tradisi Pelepasan Kepada Anggota Yang Memasuki Purna Bhakti

oleh -158 Dilihat
Danrem Dr. Ronny saat membacakan surat perintah di lanjutkan dengan mencium Dhuaja.

SINTANG, Kamis (13/01/2022) suaraindonesia-news.com – Danrem 121/Abw Brigjen TNI Dr Ronny, S.AP., M.M melepas dua orang anggota yang telah memasuki Purna Bhakti atau pensiun. Upacara Purna Bhakti ini sebagai wujud perhatian dan penghargaan dari pimpinan TNI AD dalam hal ini Danrem 121/Abw.

Upacara pelepasan Purna Bhakti ini dipimpin langsung oleh Komandan Korem (Danrem) 121/Abw Brigjen TNI Dr. Ronny, S.AP., M.M bertempat di koridor Korem 121/Abw.

Acara dimulai dengan laporan kepada pimpinan acara dalam hal ini Danrem 121/Abw, pembacaan surat perintah dilanjutkan dengan penciuman Dhuaja Korem 121/Abw sebagai lambang Korem 121/Abw serta penanda tanganan buku pesan dan kesan. Personel yang memasuki Purna Bhakti atau pensiun yaitu Mayor Inf I Dewa Ketut Winaya dan Mayor Inf M.Khaerudin.

Dalam sambutannya Danrem 121/Abw Brigjen TNI Dr. Ronny S.AP., M.M mengatakan, atas nama pribadi dan Komandan Korem 121/Abw ia mengucapkan selamat kepada Mayor (Purn) I Dewa Ketut Winaya yang telah memasuki masa Purna Bhakti atau masa pensiun, dan juga kepada Mayor Inf M. Khaerudin juga memasuki masa pensiun pada bulan ini.

“Semoga masa pensiun ini dapat dinikmati dengan penuh rasa kebahagian dan suka cita,” ungkapnya.

Lebih lanjut kata Danrem 121/Abw, terima kasih serta penghargaan yang setinggi-tingginya atas segala pengabdiannya dan Darma Bhakti selama ini. Bahwa loyalitas Mayor (Purn) I Dewa Ketut Winaya dan juga Mayor Inf M.Khaerudin selama kurang lebih 39 tahun terlewati tanpa cela hingga masa pensiun tiba. Dalam menjalankan aktivitas dan rutinitas selalu disiplin waktu, pekerjaan dan kegiatan lainnya.

Keluarga besar Korem 121/Abw tentu saja merasa kehilangan atas sosok Mayor (Purn) I Dewa Ketut Winaya dan Mayor Inf M. Khaerudin.

“Saya berharap untuk tetap menjaga tali silaturahmi dengan warga Korem 121/Abw. Dan tak lupa juga ucapan terima kasih kepada Ibu Khaerudin yang selalu setia mendampinginya,” harap Brigjen TNI Ronny.

Masa Purna Bhakti atau masa pensiun bukan berarti akhir dari pengabdian seorang prajurit kepada bangsa serta negara. Walaupun tugas pengabdian telah berbeda, bukan berarti status sebagai Purnawirawan menjadi dinding pemisah tetapi sebaliknya, hubungan antara para Purnawirawan dengan personel yang masih aktif harus tetap terjalin dengan baik, Masa pensiun bukan akhir dari proses aktivitas dan kreativitas, otak harus terus dirangsang untuk terus berfikir dan berfikir.

“Pengabdian tidak berhenti hanya karena kita memasuki Purna Tugas, setelah masa pensiun, semangat dan optimisme harus tetap menyala,” jelasnya.

Kontribusi seorang pensiunan justru semakin nyata dan diperlukan pada saat ia terjun dalam kehidupan bermasyarakat. Saya berharap agar tetap menjalin hubungan dengan dinas atau dengan anggota yang masih aktif.

“Karena Mayor (Purn) I Dewa Ketut Winaya dan Mayor Inf M.Khaerudin merupakan keluarga besar TNI Angkatan Darat, saya berharap harus dapat menjaga nama baik TNI AD di tengah-tengah masyarakat. Sekali lagi selamat memasuki masa Purna Bhakti atau masa pensiun,” pungkas orang nomor satu di Korem 121/Abw.

Acara diakhiri dengan pemberian ucapan selamat kepada Mayor (Purn) I Dewa Ketut Winaya dan Mayor Inf M.Khaerudin, dan ramah tamah.

Reporter : Agus M
Editor : Redaksi
Publisher : Syaiful

Tinggalkan Balasan