EkonomiRegionalTeknologi

Dampak Inflasi, Disdagperin Pati Buka Pasar Murah

Avatar of admin
×

Dampak Inflasi, Disdagperin Pati Buka Pasar Murah

Sebarkan artikel ini
IMG 20221108 170551
Foto: Kepala Disdagperin Kabupaten Pati, Hadi Santosa, secara simbolis menyerahkan paket sembako kepada seorang pembeli di Pasar Murah.

PATI, Selasa (08/11/2022) suaraindonesia-news.com – Dalam rangka pengendalian inflasi daerah, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Pati menggelar Pasar Murah, di Plaza Pragolo, hari ini.

Pasar Murah tersebut menyediakan 1000 paket sembako, terdiri atas beras 5 kilogram, gula pasir 4 kilogram, 1 botol kecap dan mie instan yang dijual dengan harga Rp 73.000 ribu.

Kepala Disdagperin Kabupaten Pati, Hadi Santosa menjelaskan, kegiatan Pasar Murah bertujuan membantu daya beli masyarakat yang menurun akibat inflasi karena adanya kenaikan BBM.

“Dampak kenaikan BBM tentu inflasi meningkat, sehingga daya beli masyarakat cukup rendah. Ini mungkin bisa sedikit membantu,” jelas Hadi, Selasa (08/11).

Dia berharap, kegiatan semacam ini ke depan dapat terus dilakukan dan akan ditingkatkan.

“Walaupun kecil, dampaknya bisa menekan angka inflasi di Kabupaten Pati,” ungkapnya.

Sontak saja, Pasar Murah yang dibuka mulai sejak pukul 09.00 WIB tersebut langsung diserbu pengunjung Plaza Progolo untuk berbelanja paket sembako.

Dengan menunjukkan KTP, pengunjung berhak mendapat 1 kupon pembelian paket sembako murah, yang kalau diharga normal ada pada kisaran Rp 160.000 ribu. Tak berlangsung lama, 1000 paket sembako itu pun ludes terjual.

Elly, warga Rogowangsan, Kelurahan Pati Kidul, usai berbelanja mengaku senang dan merasa terbantu adanya Pasar Murah tersebut.

“Bisa lebih hemat. Mudah-mudahan pasar murah seperti ini terus diadakan,” ujar Elly.

Sementara pada Kamis (10/11/2022) lusa, Disdagperin Pati juga akan menggelar kegiatan yang sama di Desa Soneyan, Kecamatan Margoyoso, dengan menyiapkan 500 paket sembako murah.

Reporter : Usman
Editor : M Hendra E
Publisher : Nurul Anam