Dalam 2 Tahun Masa Jabatan, Bima Arya Berharap Trem Sudah Bisa Dibangun di Kota Bogor

Bima Arya (empat dari kanan) sedang menandatangani perjanjian kajian pembangunan tramway bersama Jerome Bellemin (empat dari kiri).

BOGOR, Rabu (18/09/2019)  suaraindonesia-news.com – Seperti diketahui, Kota Bogor sedang dalam proses pengkajian pembangunan tremway. Pengkajian tersebut menggandeng perusahaan Perancis, Coras Rail.

“Bogor ingin mengembangkan proyek tram dan bagi kami ini sangat menarik,” kata Jerome Bellemin selaku Managing Director Colas Rail untuk Asia-Pasifik saat ditemui di Balaikota Bogor. Jumat (06/09).

Dalam kelanjutan wacana pembangunan trem, Kota Bogor mengirimkan Wakil Walikota Dedie A. Rachim ke Den Haag, Belanda untuk memaparkan perkembangan rencana pemanfaatan trem/lightrail hibah oleh pemerintah Utrecht, Belanda.

Saat ditanya perkembangan Wakil Walikota di Den Haag, Walikota Bogor Bima Arya mengatakan bahwa masih mengolaborasi semua opsi yang ada dengan pertimbangan teknologi dan efisiensi yang ditawarkan.

“Inikan kita mengolaborasi semua opsi, trem ini bisa dari Belanda, bisa juga dari domestik, bisa juga dari PT. Inka. Relnya yang pasti kita bangun sendiri, sekarang kita sedang melakukan kajian sampai Desember. Nanti mana yang lebih efisien itu yang kita pilih, baik teknologi maupun pengadaan gerbongnya,” kata Bima Arya saat diwawancarai selepas pembukaan acara FGD se Indonesia, disalah satu hotel di Kota Bogor.

Ia berharap, 2 tahun menjabat, dimasa jabatannya trem sudah bisa dibangun di Kota Bogor.

Reporter : Hadafi/Gema
Editor : Amin
Publisher : Marisa

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here