Claim Dukungan Pilgub 2018, Bara JP Jatim Tegaskan Pada Khofifah-Emil

Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP) Jatim Kampanyekan Cagub Khofifah-Emil 23 Maret 2018 yang lalu. (Foto: Anam/SI)

SURABAYA, Minggu (18/08/2019) suaraindonesia-news.com – Maraknya perdebatan isu claim dukungan ormas pada pemenang pemilu Pilkada Jatim beberapa bulan yang lalu memantik Gianto Ketua DPD Bara JP (Barisan Relawan Jokowi Presiden) Jatim menyatakan pada publik perihal perbedaan dukungan dengan Bara JP Barisan (Relawan Jalan Perubahan) Jatim.

Gianto menegaskan bahwa pihaknya beserta jajaran pengurus DPD hingga anggota pengurus DPC-nya se Jawa Timur pada pemilu pilkada Jatim beberapa bulan yang lalu memberikan dukungan pada pasangan Khofifah-Emil sedangkan yang Jalan Perubahan mendukung pasangan Ipul-Puti.

“Perjuangan kita riil untuk Khofifah Emil. Sihol (Ketua DPP Demisioner di gantikan Viktor Sirait, Red) menyuruh Fendi dukung Ipul-Puti,” tegas Gianto menjawab perdebatan diinternal anggotanya.

Sementara itu Aziz Ketua DPC Bara JP Kabupaten Situbondo menilai klaim dikungan pada Gubernur Jatim terpilih Khofifah-Emil oleh yang bukan pendukung pada saat kampanye merupaka sikap politik oportunis memalukan.

“Klaim sepihak yang dilakukan oleh Efendi bahwa Bara-JP Perubahan ikut berjuang memenangkan Ibu Khofifah adalah sebuah sikap politik oportunisme yang sangat memalukan, kita semua tahu bahwa dirinya pada saat pilgub 2018 mendukung pasangan Ipul-Puti, kemudian seolah saat ini ngeclaim dukungan pada Khofifah-Emil,” paparnya.

Pihaknya juga merasa yakin pasangan Cagub-Cawagub yang didukung pada pemilu 2018 yang lalu (Khofifah-Emil, red) sangat kenal pada barisan pendukungnya serta mudah mendeteksi kalangan penyusup.

“Karena Ibu Khofifah pasti tahu siapa yang ikut berdarah-darah memperjuangkan Ibu Khofifah, apakah Bara JP Presiden atau Bara JP Perumahan eh,,, Perubahan,” cetus Ketua Bara JP Presiden Situbondo menanggapi melalui pesan WhatsApp nya.

Sementara Efendi saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp perihal perdebatan claim dukungan pada Pilgub Jatim 2018 yang lalu dan memantik perdebatan hingga paska terpilihnya pasangan Khofifah-Emil Gubernur Jatim dirinya akan memberikan klarifikasi saat ditemui secara langsung.

“Sebaiknya kamu temui aq aja ya. Biar aq bisa jawab. Sory.” tulisnya via pesan WhatsApp.

Selain hal tersebut Effendi juga menanyakan perihal sertivikat UKW dari salah satu reporter media ini yang menurutnya tidak terdaftar di dewan pers.

“Lagian aq cek fivredaksinya namamu gak ada, Apa uda punya kartu ukw???, Maaf ya. Saya masih ada urusan lain. Sukses deh buat kamu,” tulisnya mengakhiri tanggapan.

Reporter : Anam
Editor : Amin
Publisher : Mariska

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here