Reporter: Mahdi
SUMENEP, Selasa (9/5/2017) suaraindonesia-news.com – Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Menggelar Pembinaan Pemuda Pelopor di salah satu hotel Sumenep. Kegiatan tersebut akan berlangsung dua hari dari tanggal 09-10 Mei 2017.
Pembinaan pemuda pelopor yang diikuti oleh 50 pemuda dari berbagai organisasi yang berprestasi di Kabupaten Sumenep tersebut mengabil tema “Mewujudkan Kemandirian Bangsa Melalui Kepeloporan Pemuda”.
Kepala Disparbudpora Kabupaten Sumenep Sofiyanto, dalam sambutannya menyampaikan, dalam dekade terakhir masyarakat mulai menyadari peran strategis pemuda sebagai agen sosial perubahan. Oleh sabab itu, menurutnya, pemuda pelopor ini menjadi kegiatan penting untuk menciptakan kemandirian pemuda, serta menjadi pemuda insprasi untuk pemuda lainnya.
“Sehingga pemuda mampu menciptakan kemandirian ekonomi, politik dan pendidikan dalam mewujudkan pemimpin bangsa di masa depan,” terang Sofi dalam sambutannya.
Lanjut Sofi, Pemuda pelopor yang membidangi Pendidikan, sosial budaya, prawisata, pengelolaan sumber daya alam, pangan, komunikasi dan informasi. Diharapkan mampu menjadi pemuda yang benar benar mempelopori kemandirian pemuda khususnya di Sumenep serta nasioanal.
“Sudah saatnya pemuda membuktikan kiprahnya dalam membangunan negeri ini. Pemuda harapan bangsa,” terang Sofi.
Pemilihan pemuda pelopor dilakukan secara berjenjang, dari tingkat kabupatan, provinsi dan nasional.
“Semoga tahun 2017, pemuda pelopor sumenep menjadi juara kembali di tngkat provinsi, serta juara nasional,” harap Sofi.
“Saya optimis pemuda sumenep bisa perebut kembali juara pemuda pelopor tingka provinsi. Kareana pemuda sumenep memiliki banyak preatasi,” sambungnya dengan optimis.
Sementara Suryadi Peserta Pemuda Pelopor mengaku bangga dan senang bisa terpilih dalam kegiatan pemuda pelopor. Sehingga nantinya saya benar benar mampu menjadi pemuda pelopor yang bisa mempelopori perubahan. Baik dalam keluarga, masyarakat, dan negara.
“Ini tanggung jawab besar yang diamanatkan kepada kami disini sebagai pemuda. Tapi saya yakin ini langkah baik yang dilakuakan pemerintah untuk menciptakan pemuda yang mempunyai kemandirian,” Ucap mantan ketua PK PMII STKIP PGRI Sumenep tersebut.












