CASC Mulai Fokus Persiapkan Atlet hingga Senjata Modern Hadapi Kompetisi

oleh -233 views
Foto : Ketua CASC Kaltim Agustinus (tengah), Koordinator atlet CASC Hj. Rosa Kahar (kanan), Ketua Bidang Berburu Jerry Ignatius (kiri).

BALIKPAPAN, Selasa (30/3/2021) suaraindonesia-news.com –  Club menembak Cakra Asa Shooting Club (CASC) Kalimantan Timur mulai fokus untuk meningkatkan kemampuan atletnya dibidang olah raga menembak.

Hal tersebut dilakukan manajeman CASC untuk menghadapi berbagai kompetisi mendatang, baik di tingkat lokal maupun nasional.

Ketua Umum CASC Kaltim Agustinus mengatakan, pihaknya kali ini fokus untuk mengembangkan atlet-atlet yang ada. Termasuk soal persenjataan yang akan digunakan para atletnya nanti dalam latihan maupun dalam mengikuti kompetisi menggunakan senjata modern.

“Kedepan CASC harus memiliki atlet-atlet yang luar biasa, terutama yang bisa mewakili tim atlet dari Kota Balikpapan dalam pertandingan olah raga menembak”, kata Agustinus kepada media ini di sebuah Rumah Makan di kawasan Gunung Bakaran, Balikpapan Selatan, Selasa, (30/3/2021).

Menurut dia, dalam mengembangkan club menembak itu tidak hanya akan menciptakan atlet-atlet profesional, tapi juga akan meningkatkan dalam penggunaan senjata modern.

“Untuk mencapai itu semua, kita akan saling berkoordinasi dengan manajeman club dan semua atlet. Karena dengan koordinasi segala kekurangan club akan dicapai dengan baik”, ungkapnya.

Dia mengatakan, kedepan CASC yang di pimpinnya itu bakal merekrut atlet-atlet berbakat dalam olah raga menembak di Kota Balikpapan. Sebagai proses persiapan untuk mencapai target dalam pertandingan yang akan dihadapi mendatang.

“Kita akan berupaya mencari orang-orang yang berbakat, kemudian nanti kita akan latih, supaya bisa mencapai target dalam pertandingan”, jelasnya.

Senada dengan Bidang Berburu CASC, Jerry Ignatius Budiono menyampaikan, dalam satu tahun kedepan pihaknya akan mengembangkan atlet-atlet terbaik serta persenjataan modern yang akan digunakan.

“Selain mengembangkan potensi atlet dan persenjataan, kedepan kita juga memiliki rencana mengadakan safari berburu, dalam setahun ini kita fokus itu dulu”, katanya.

Jerry menjelaskan dalam mengembangkan atlet menembak, pihaknya akan terus mengasah kemampuan dengan banyak melatih para atlet. Sejauh ini latihan para atlet sempat terhenti lantaran adanya pandemi Corona Virus Desease (Covid-19).

“Kita akan mulai latihan lagi, kita akan upayakan dalam club CASC bisa memiliki atlet-atlet terbaik. Anggota atlet yang tergabung dalam club kita cukup banyak, hanya saja tinggal mengasah kemampuannya”, terang Jerry.

Untuk persenjataan, kata Jerry, pihaknya akan melakukan peningkatan dari jenis senjata lama ke senjata modern. Sebab, perkembangan teknologi senjata saat ini pastinya lebih baik.

“Kita sudah tidak bisa lagi menggunakan jenis senjata lama, kita harus mengikuti perkembangan senjata modern juga. Kalaupun kita memiliki atlet yang bagus namun sistem persenjataannya kurang baik, kita tidak akan menambah poin dalam sebuah pertandingan. Jadi, harus kita imbangi, atletnya baik dan senjatanya juga baik”, ujarnya.

“Apalagi tim Cakra sudah pernah juara baik di tingkat lokal maupun nasional. Untuk ditingkat nasional tim Cakra pernah mengikuti lomba tembak reaksi yang digelar di Bali dan Jakarta dengan meraih juara II. Itu artinya, atlet yang dimiliki CASC sudah cukup baik, namun tetap harus kita tingkatkan sembari merekrut calon-calon atlet berbakat lainnya”, sambungnya.

Sementara itu, koordinator atlet CASC, Hj. Rosa Kahar mengatakan, dalam merekrut calon-calon atlet berbakat khusus di kota Balikpapan, pihaknya telah banyak melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan sekolah-sekolah mulai dari tingkat SD, SMP, dan SMA.

“Dalam sosialisasi itu kita memperkenalkan apa itu club Perbakin maupun Cakra terkait manfaatnya, positif negatifnya, jenis senjatanya, maupun cara pertandingannya. Alhamdulillah, saat ini kita sudah punya atlet yunior lebih dari 20 orang”, ujar Hj.  Rosa Kahar.

Dijelaskan, selama ini latihan sengaja dihentikan sementara lantaran pandemi Covid-19. Selain itu, kata dia, karena alasan persenjataan yang masih menggunakan jenis senjata lama.

“Untuk mengasah kemampuan atlet, kita akan melakukan latihan kembali dengan menggunakan senjata modern. Karena setiap pertandingan itu walaupun atlet-atlet kita sangat baik, jika peralatan senjata tidak sesuai dengan SOP (Standar Operasional Prosedur) tidak akan bisa berhasil”, ujar Hj. Rosa Kahar yang juga owner PT. Henjelina Asa Bakti.

Ia berharap, dalam setiap pertandingan kedepan pihak Perbakin dapat mengikutsertakan seluruh club penembak yang ada. Tentunya harus melalui seleksi atau SOP yang ada.

“Jadi, setiap ada pertandingan itu harus di seleksi, jangan atletnya itu-itu saja, karena kita sangat membutuhkan generasi atlet kedepannya. Jika hanya yang senior terus di ikutkan dalam pertandingan, terus penggantinya nanti siapa. Makanya harus disiapkan dari sekarang gernerasi-generasi itu”, katanya.

“Saya berharap, Perbakin juga dapat melibatkan tim atlet dari CASC jika kedepannya ada kegiatan-kegiatan pertandingan, baik ditingkat lokal maupun nasional”, tandasnya.

Reporter : Fauzi
Editor : Redaksi
Publisher : Syaiful

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *