Bupati Sumenep Pimpin Pengambilan Sumpah 349 PNS Via Video Conference

oleh -40 views
Bupati Sumenep pimpin pengambilan sumpah 349 PNS melalui video conference.

SUMENEP, Selasa (12/5/2020) suaraindonesia-news.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Madura, Jawa Timur. Menggelar pengambilan sumpah atau janji 349 pegawai negeri sipil (PNS) dilingkungan Pemerintah setempat, Selasa (12/5).

Dalam hal itu, dipimpin langsung oleh Bupati Sumenep, KH. A. Busyro Karim melalui video conference di Ruang Arya Wiraraja Kantor Bupati dengan audience wilayah daratan dan kepulauan.

Perlu diketahui dalam pengambilan sumpah ini husu dari Kepulauan bertempat di Pendopo Kecamatan Arjasa, Sapeken, dan Gayam. Sedangkan wilayah daratan, selain di Ruang Arya Wiraraja, juga berlangsung di Ruang Adirasa dan ruang pertemuan Bappeda.

Bukan hanya diruangan yang ada di Pemkab saja. Akan tetapi juga ada di ruang pertemuan PU Bina Marga, BPPKAD, Inspektorat, Gedung Ki Hajar Dewantara, Disnaker, Diskominfo dan kantor PU Sumber Daya Air. Dalam acara ini tetap berlangsung seperti biasanya dan diikuti oleh PNS.

Bupati Sumenep, KH. A. Busyro Karim menyampaikan, pihaknya berharap kepada semua PNS yang disumpah untuk selalu berbuat yang terbaik dan bisa membawa pemerintahan Sumenep lebih signifikan. Bagi yang sudah mengikuti proses pengambilan sumpah dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi warga Kabupaten Sumenep.

“Harapan yang pasti, bagi yang baru dilantik ada semangat baru, ada warna baru dan ada pemikiran baru dalam rangka melakukan terobosan baru sesuai Aqidah,” kata Bupati Sumenep saat diwawancarai.

Selanjutnya, kata suami dari Bunda Fitri ini mengatakan, prosesi pengambilan sumpah tersebut yang sudah dilakukan adalah amanah dan hendaknya disyukuri dan dijalankan dengan sebaik-baiknya.

“Sumpah yang diucapkan oleh para PNS tadi bukan hanya dari ucapan saja, tapi bagaimana bentuk syukur itu direfleksikan dalam kehidupan sehari-hari,” jelasnya.

Pihaknya menegaskan kepada para peserta yang dilantik. Harus kedisiplinan dalam menjalankan tugas. Selain itu perlu dipahami ketika bekerja bila merujuk data nasional, banyak ASN Sumenep yang tidak disiplin. Maka dari itu Buya menyarankan lebih teliti dalam berkerja dan tidak menimbulkan kekeliruan.

“ASN harus disiplin dalam bekerja. Apabila nantinya tidak disiplin itu akan mendapat sanksi dari pemerintah daerah,” tandasnya.

Reporter : Dayat
Editor : Amin
Publisher : Ela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *