Bupati Pasang Papan Nama, Tegaskan Gunung Sadeng Aset Pemkab Jember

oleh -440 views
Bupati Jember Hendy Siswanto memasang papan nama aset daerah Pemkab Jember di Gunung Sadeng Puger. (Foto: Dok. Pemkab Jember)

JEMBER, Selasa (02/11/2021) suaraindonesia-news.com – Perlahan namun pasti, Bupati Jember Ir. H. Hendy Siswanto menginventarisasi aset daerah. Inventarisasi aset tersebut dipertegas dengan pemasangan papan nama bertuliskan “Tanah Milik Pemerintah Kabupaten Jember”.

Seperti yang dilaksanakan di Gunung Sadeng Puger, Bupati Jember Hendy Siswanto terjun dan menancapkannya langsung, menegaskan bahwa Gunung Kapur tersebut adalah milik Pemerintah Kabupaten Jember.

Gunung Sadeng Puger merupakan gunung kapur yang selama puluhan tahun dikuasai pengusaha tambang galian C.

“Kami memasang papan nama di sini (Gunung Sadeng) yang mana kami memiliki sertifikat hak pakai, ada 3 sertifikat dengan luas 250 hektar dan disaksikan Kepala BPN Jember, dan forum pimpinan kecamatan di sini lengkap,” ungkap Bupati Hendy, Selasa (02/11/2021).

Hendy juga akan melakukan hal yang sama terhadap aset-aset Pemkab Jember lainnya.

Saat ditanyai soal aktivitas penambangan yang telah berjalan sejak lama, Hendy menegaskan aktivitas penambangan harus berkolaborasi dengan Pemkab Jember.

“Jika mengeksplorasi gunung kapur ini harus bekerjasama dengan Pemkab Jember karena ini aset daerah, harus jelas kontribusinya terhadap pendapatan daerah, semua boleh asal sudah mengantongi izin, jadi tidak perlu bingung untuk para pengusaha tambang, silakan cek suratnya masih berlaku atau sudah kadaluarsa,” sambungnya.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Pengusaha Tambang Jember Ikhwan Kusaeri menyampaikan saat ini ada 23 pengusaha tambang, 9 di antaranya sudah mengantongi izin dari pemerintah pusat.

Dia juga berharap kebijakan Bupati Jember berpihak kepada pengusaha tambang lokal Jember dari pada dari luar kota, atau bahkan dari luar negeri.

“Kita akan bersinergi, berkolaborasi dengan Pemkab Jember, karena mulai Indonesia merdeka kita sudah ada di sini, maka itu tadi kita harus dibina terus, dilindungi, jangan sampai ketika ada investor asing datang, jangan sampai kita sebagai pengusaha pribumi habis di sini,” ungkap Kusaeri yang saat diwawancara berada di samping Bupati Jember.

Reporter : Guntur Rahmatullah
Editor : Redaksi
Publisher : Syaiful

Tinggalkan Balasan