AdvertorialPendidikanRegional

Bupati Pamekasan Inisiasi Bentuk Pesantren Tangguh Covid-19

Avatar of admin
×

Bupati Pamekasan Inisiasi Bentuk Pesantren Tangguh Covid-19

Sebarkan artikel ini
IMG 20210809 013422
Bupati Baddrut Tamam saat rapat di Pringgitan dalam Mandhapah Aghung Ronggo Sukowati, Kamis (5/8/2021).

PAMEKASAN, Kamis (05/08/2021) suaraindonesia-news.com – Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, H Baddrut Tamam melakukan berbagai cara taktis. Salah satunya dengan merealisasikan pembentukan Pesantren Tangguh Covid-19 di berbagai penjuru Kecamatan di wilayah bumi gerbang salam.

Pemikiran dalam menekan penularan covid-19 di pesantren ini merupakan hasil kesepakan dan pembicaraan intensif pihak Pemkab, TNI Polri dan kalangan pesantren yang ada di Pamekasan.

“Konsepnya nanti disetiap pesantren tersebut sudah total menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Baik untuk setiap individu di kawasan pondok pesantren maupun untuk tamu yang datang,” kata Baddrut Tamam di Pringgitan dalam Mandhapah Aghung Ronggo Sukowati, Kamis (5/8/2021).

Kata Mas Tamam, minimal ada 1 pondok pesantren yang bersedia untuk dijadikan pesantren tangguh di tiap kecamatan sudah bagus. Sehingga bisa menjadi acuan dasar dalam penguatan Klaster untuk percepatan upaya bersama Tanggulangi Pandemi Covid-19 ini.

“Gerakan ini bisa masif baik dalam menguatkan prokes di Klaster pesantren, maupun dan penyebaran dan percepatan vaksinasi Covid-19 di Pamekasan dari basis pesantren,” terangnya.

Gerakan pesantren tangguh ini bukan semata-mata untuk melindungi Klaster pesantren dari sebaran Covid-19 saja. Melainkan untuk upaya percepatan vaksinasi Covid-19 yang memang sedang dikebut oleh pemerintah daerah dan pusat selama ini.

“Alhamdulillah sudah banyak pengasuh pondok pesantren yang sepakat dengan pola pesantren tangguh ini. Bahkan juga kami sedang jalin komunikasi untuk kesediaan pondok pesantren untuk divaksinasi masal juga,” tambahnya.

Gerakan kolaboratif antara ulama dan Umara ini bisa jadi jalan tengah mencapai target sasaran vaksinasi Covid-19 di Bumi Gerbang Salam.

“Pasalnya, di data capaian vaksinasi, di evaluasi PPKM Level III yang dilakukan jajaran. Forkopimda setempat, Kabupaten Pamekasan masih diperingkat 4 terbawah dari 38 Kabupaten/Kota se Jatim,” pungkasnya.

Selain itu, Pemerintah daerah juga terus bergerak di setiap lini, mendukung berbagai stakeholder dan pemangku kebijakan dalam beruapaya bersama-sama memutus mata rantai penularan Covid-19 di bumi gerbang salam. (Adv).

Reporter : My
Editor : Redaksi
Publisher : Syaiful