Bupati Pamekasan Gelar Silaturrahmi Dan Bukber Dengan Ormas Islam

oleh -25 views
Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam beserta jajaran Forkopimda menggelar silaturahmi dan buka puasa bersama dengan Ormas Islam dan Tokoh Masyarakat di Mandhepa Agung Ronggosukowati.

PAMEKASAN, Selasa (27/04/2021) suaraindonesia-news.com – Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam beserta jajaran Forkopimda menggelar silaturahmi dan buka puasa bersama dengan Ormas Islam dan Tokoh Masyarakat di Mandhepa Agung Ronggosukowati.

Bupati Pamekasan Baddrut Tamam, dalam sambutannya minta doa dan bimbingan kepada semua yang hadir agar bisa membawa Pamekasan menjadi lebih baik dalam bekerja, semakin ekxelen, semakin profesional dan semakin mendorong daya saing diseluruh tahapan-tahapan yang sedang dilaksanakan.

“Kabupaten ini sudah mulai semakin diperhitungkan kiprah dan perannya dibeberapa even tertentu,” Kata Baddrut Tamam.

Pada kesempatan itu pula, Bupati meminta doa juga karena tahun ini Kabupaten Pamekasan akan menjadi tuan rumah pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Quran tingkat Provinsi.

“Perkiraan yang akan hadir dalam MTQ tingkat provinsi itu sekitar 4 ribu orang dan membutuhkan sekitar 2 ribu kamar, sementara penyediaan hotel yang ada tidak sampai 500 kamar sehingga ada 1.500 kamar kekurangan kita. Namun strategi yang kita lakukan untuk mengatasi itu dengan menyewa rumah warga yang dibrafing dengan kampung MTQ,” paparnya.

Kata Bupati, program prioritas yang sedang dijalankan seperti dibidang pendidikan dengan bea siswa santri yang tahun ini ada 2 ribu orang yang akan dikirim ke pesantren, termasuk kerjasama dengan beberapa sekolah kedinasan dan sejumlah universitas ternama untuk mencetak generasi muda Pamekasan yang cemerlang dimasa yang akan datang.

“Pemkab di tahun ini akan membangun 20 titik Wamira (warung milik rakyat) yang isinya nanti 70 persen produksi IKM hasil program pelatihan WUB,” imbuhnya.

Sementara diakhir sambutannya, mantan aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jatim ini memohon kepada para Ormas Islam agar ikut menjaga generasi muda untuk menjauh dari bahaya narkoba. Karena tingkat pengguna dan pengedar narkoba di Jawa Timur cukup tinggi serta terbesar kedua setelah DKI Jakarta. Dan yang membuat terbesar itu karena faktor Madura yang terkenal dengan religiusnya lantaran banyak pesantren, mesjid dan madrasah.

“Mari kita barsama-sama bergandengan tangan karena kalau generasi hancur maka kabupaten dan negara secara umum akan hancur dan terganggu oleh sumberdaya yang tidak produktif. Mari lindungi anak-anak kita dan berdoa mudah-mudahan tidak hanya cerdas dan berakhlaq yang bagus tetapi dilindungi dari narkoba karena generasi hebat itu syarat nya hanya 3, pertama siddiq, amanah fatonah, kedua berilmu dan inovatif ketiga cepat,” tandasnya.

Reporter : My
Editor : Redaksi
Publisher : Syaiful

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *