Bupati Nias Barat Sempat Diberitakan Tidak Sedap, LSM GEMPITA Angkat Bicara - Suara Indonesia

Bupati Nias Barat Sempat Diberitakan Tidak Sedap, LSM GEMPITA Angkat Bicara

Avatar of admin
×

Bupati Nias Barat Sempat Diberitakan Tidak Sedap, LSM GEMPITA Angkat Bicara

Sebarkan artikel ini
e0a75b6a 848b 4095 8723 97995541c8ec

Reporter: T2g

Gunungsitoli, Rabu (28/12/2016) suaraindonesia-news.com – Terkait Pemberitaan yang kurang sedap terhadap orang nomor satu di Nias Barat, Sumatera Utara tersebut ketua DPD LSM Gempita Kepulauan Nias Sabarman Zalukhu angkat bicara.

Menurutnya, ia turut prihatin atas isu yang menerpa kepemimpinan bapak Faduhusi Daeli yang saat ini menjabat sebagai Bupati Nias Barat Sumut terkait DT 5 juta yang di beritakan oleh beberapa media.

“Kami mengecam tindakan yang mencoba menggunakan cara-cara tidak sportif dan mencoba menjatuhkan marwah pemerintahan nias barat,” kata Sabarman.

Menurut Sabarman, Bupati Nias Barat sudah menyampaikan pernyataannya, maka dari itu pihaknya berharap kepada semua pihak untuk menjaga kondusifitas Nias Barat.

Sebelumnya Bupati mengeluarkan pernyataan yang mengatakan bahwa dia merasa dijebak dan ditekan oleh oknum untuk diberikan jatah proyek senilai 12 M, seperti yang dituturkan bupati dalam pemberitaan di beberapa media online.

“Jelas kita dukung sikap Bupati untuk tidak perlu takut terhadap oknum atau pihak-pihak yang mencoba menghalalkan berbagai cara untuk memuluskan keinginan pribadinya,” tutur Sabarman.

Menurutnya, Sebagai ketua DPD Gempita mendorong Bupati untuk tidak gentar dan terus bekerja buat Nias Barat, karena masih ada kepentingan yang lebih besar yang harus dilaksanakan oleh Bupati dan Wakil Bupati yaitu pembangunan Nias Barat sesuai dengan visi misinya.

“Dari itu kami menyarankan kepada pemerintah nias barat dalam hal ini instansi/ SKPD terkait agar memeriksa dan mengevaluasi bila ada pekerjaan yang berkaitan dengan oknum seperti itu, karena kita takut pekerjaannya juga tidak beres, dan nantinya dapat menimbulkan potensi kerugian terhadap keuangan negara/daerah,” Terang Sabarman.

Atas kejadian ini kami apresiasi sikap yang diambil oleh Bupati Nias Barat karena tidak mau di dikte dan ditekan pemerintahannya dengan ancaman dan cara-cara yang tidak terhormat.

“Justru menurut kami, ini salah satu bukti kalau pemerintahan nias barat dibawah kepemimpinan bapak faduhusi daeli dan khenoki waruwu tidak dapat di dikte, di interfensi dan atau dimanfaatkan oleh pihak yang mencoba membawa kepentingan pribadinya,” ujar Sabarman.

Ia juga menghimbau kepada masyarakat nias barat agar dapat lebih arif dan bijaksana dalam menyikapi ini, jangan terpancing dengan isu murahan dan mari bergandengan tangan dalam berkontribusi nyata untuk membangun daerahnya.

“Kami juga desak kepolisian segera memanggil dan meriksa pelaku yang mencemarkan nama baik bupati nias barat. karena tindakan pelaku jelas memiliki niat jahat, hal ini terbukti sudah direncanakan dengan merekam secara visual video tanpa memiliki hak,” terang Sabarman.

Karena menurutnya, video itu juga sudah menyebar dan sudah menjadi konsumsi publik maka kami desak polisi untuk segera melakukan upaya atau langkah hukum tanpa harus menunggu adanya laporan.

Respon (1)

  1. di informasikan kepada KPK sehubungan uang yang telah di berikan oleh oknum tenderan proyek kepada Bupati nias barat Faduhusi daeli sebesar Rp. 5.000.000 rupiah itu merupakan uang sumbangan pembangunan gereja, bukan uang sogakan proyek, hal ini dimohon kepada KPK supaya menjadi bahan pertimbangan, penulis ampuni daeli

Komentar ditutup.