Bupati Maybrat Bernard Sagrim Serahkan Dana BOS dan Tunjangan Guru

oleh -87 views
Bupati Maybrat Drs Bernard Sagrim MM menyerahkan Dana BOS kepada Guru-guru Paud, TK,SD, SMP, SMA dan SMK dikabupaten Maybrat.

MAYBRAT, Jumat (29/5/2020) suaraindonesia-news.com – Bupati Maybrat, Bernad Sagrim Penyerahan Dana Bos kepada kepala sekolah dan guru kontrak tingkat Paud, SD dan SMP Negeri dan Swasta (YPK) Se – Kabupaten Maybrat, Jumat (29/5/2020).

Beberapa kebijakan harus dijalankan, seperti kegiatan musrembang pendidikan untuk mengkaji sesuatu yang urgent yang dihadapi tenaga guru kontrak, meningkatkan mutu guru dalam pendidikan serta pengelolaan guru – guru dalam kesejahteraan sehingga beberapa hal ini dapat di petakan.

Bupati Bernard Sagrim memberikan apresiasi kepada para Guru-guru, karena ditahun 2020 – 2021 adalah Program peningkatan SDM dibidang pendidikan sekalipun saat ini dihadapkan situasi pandemi Covid-19 yang sampai saat ini masih kondisi siaga.

“Untuk para kepala sekolah dan guru kontrak yang ada di PAUD, SD, SMP dan SMK, SMA, saya ucapakan terimakasih yang mana sudah melakukan kewajibannya dalam melaksanakan ujian dan lain lain sekalipun dalam situasi pandemi Covid-19,” kata Bupati Bernard Sagrim.

Ia juga menyampaikan kepada guru – guru yang mengajar di pedalaman Maybrat seperti kampung Suswa ia berjanji akan memberikan prioritas lebih dalam menunjang kesejahteraan tunjangan gaji 2 kali lipat dengan yang berada dikota.

“Saya berharap kepada Dinas pendidikan untuk data base guru, murid dan Mahasiwa sudah diserahkan dan dipetakan oleh dinas pendidikan dan diserahkan kepada saya selaku Bupati dan akan saya kaji kembali agar dengan data yang ada, Pemda Maybrat akan memberikan dana subsidi untuk pembayaran biaya kuliah / pendidikan dan hal ini kita akan realisasikan sehingga mutu SDM dalam pendidikan tercapai, pembayaran dana subsidi ini akan langsung ditangani oleh kas daerah bukan lagi melalui dinas pendidikan,” terang bupati Bernard Sagrim.

Untuk guru kontrak yang ada di SMU dan SMK kata dia, bahwa hasil keputusan gubernur bersama walikota dan Bupati bahwa hak hak normatif dan lain – lain guru – guru kontrak saat ini menjadi tanggung jawab bupati /walikota di Pemda masing – masing, untuk itu ia minta kepada dinas pendidikan agar guru – guru kontrak yang ada segerah didata kembali sehingga bisa diangarkan.

“Saya mengharap kepada guru – guru kontrak tetap semangat menjalankan tugasnya dalam mencerdaskan kehidupan anak bangsa, dan apabila ada hal hal yang sudah saya sampaikan terkait hak hak normatif para guru kontrak yang diterima tidak sesuai dapat disampikan kepada saya, sehingga tidak ada miskomunikasi,” tutup Bupati Bernard Sagrim.

Sementara itu bendahara dinas pendidikan Kabupaten Maybrat Otis Kambu, SE kepada media ini mengatakan, jumlah sekolah dari PAUD, SD dan SMP negeri dan Swasta (YPK) sebanyak 74 sekolah se – Kabupaten Maybrat.

“Kepada kepala sekolah dan guru – guru kontrak yang ada bahwa kita sudah menyaksikan secara langsung penyerahan secara simbolis dana bos dan Honor oleh Bupati Maybrat yang akan kita bayarkan kepada sekolah PAUD, SD dan SMP dan Honor ini dari tahun sebelumnya sudah mengalami kenaikan dan ini merupakan kebijakan bupati oleh karena itu apa yang menjadi hak dan kewajiban saudara semua telah berjalan sesuai apa yang ada,” bebernya.

Menurutnya, pembayaran gaji honor kepada guru – guru nanti dapat diatur oleh masing masing kepala sekolah yang ada sehingga pihak dinas pendidikan hanya menyerahkan dana tersebut dan mekanisme pembayaran diatur oleh masing – masing kepala sekolah Yang ada.

Reporter : Onesimus
Editor : Amin
Publisher : Ela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *