PAMEKASAN, Kamis, (19/01/2023) suaraindonesia-news.com – Bupati Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Baddrut Tamam berkomitmen tahun 2023 di sisa masa jabatannya berkomitmen akan melakukan perubahan besar untuk kabupaten berjuluk Bumi Gerbang Salam.
Komitmen perubahan itu dengan cara yang ‘out off the box’ selama memimpin Kabupaten Pamekasan, karena membuat perubahan besar itu membutuhkan strategi dan cara yang tidak biasa, salah satunya strategi kepemimpinan yang melayani, tidak kharismatik, tumbuh bersama rakyat menjadi komitmen membangun daerahnya.
Selain itu, Bupati dengan sederet prestasi itu juga berkomitmen akan menjadikan jabatan sebagai alat perjuangan, pengabdian kepada agama, bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Cara berpikir di luar kotak yang biasa itu perlu kita lakukan. Saya mau melakukan perubahan besar di sini itu perlu strategi yang tidak biasa,” katanya, Kamis (19/01/2023).
Menurutnya, salah satu komitmen pemerintahan melayani adanya mall pelayanan publik (MPP) yang berdiri sebelum 100 hari memimpin Pamekasan. Termasuk membangun pola pikir baru Aparatur Sipil Negara (ASN) tentang langkah perubahan yang harus dilakukan.
“Saya juga datang ke dinas-dinas, saya juga undang untuk berdiskusi tentang bagaimana kita melakukan perubahan,” katanya.
Perubahan besar sejak beberapa terakhir saat ini telah tampak kepada publik hasil kerja keras, kolaborasi dan kerja luar biasa selama kepemimpinannya.
“Pada tahun 2022, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memilih Pamekasan sebagai 10 besar kabupaten terinovatif di Indonesia dalam ajang Innovation Government Award (IGA), penghargaan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), serta beberapa penghargaan lainnya,” jelas Ra Baddrut.
Menurut Baddrut Tamam, Kabupaten Pamekasan sekarang sedang melakukan akselerasi lebih cepat lagi untuk melakukan inovasi yang berkebaruan sehingga Pamekasan bisa berdaya saing dengan kabupaten maju lain di Indonesia.
Reporter : May
Editor : Wakid Maulana
Publisher : Nurul Anam












