Be Jay Karaoke Dan Havent Cafe & Resto Ludes Dilalap Sijago Merah

Petugas Pemadam Kebakaran Saat Berusaha Memadamkan Kobaran Api

PROBOLINGGO, Jumat (17/11/2017) suaraindonesia-news.com – Tempat hiburan malam Be Jay Karaoke dan Havent Cafe & Resto yang berlokasi dikawasan padat pertokoan di jalan Dr. Sutomo Kota Probolinggo Jawa Timur ludes dilalap si jago merah, Jumat petang (17/11/2017).

Sebanyak 4 (empat) unit mobil PMK diturunkan untuk memadamkan kobaran api tersebut. Karena disertai angin kencang, kobaran api begitu cepat melalap seluruh bangunan tempat hiburan malam tersebut. Petugas pemadam kebakaran juga mengalami kesulitan untuk memadamkan kobaran api. Pasalnya lokasi kebakaran padat dengan pertokoan, dan api berasal dari lantai atas (lantai dua).

Terkait dengan peristiwa tersebut, Kapolresta Probolinggo, AKBP. Alfian Nurrizal saat dilokasi mengungkapkan, bahwa api diduga dari lantai atas (lantai dua).

“Informasi yang kami dapatkan dari karyawan Be Jay, keterangan awal penyebab terjadinya kebakaran adalah konsleting aliran listrik,” kata Kapolresta Probolinggo.

Menurutnya, untuk memadamkan kobaran api 4 unit mobil Damkar (PMK) diturunkan. Namun petugas Damkar kesulitan untuk memadamkan kobaran api, pasalnya titik api ada dilantai tengah atas (lantai dua). Sehingga petugas harus menjebol dinding atas lantai dua dan sektor belakang melakukan pemadaman.

“Upaya pemadaman, juga dibantu masyarakat sekitar, namun kehadiran warga yang hanya melihat peristiwa ini malah menghambat petugas Damkar dalam melakukan pemadaman,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Puspito selaku Kasi Pencegahan dan Penanggulangan kebakaran pada Sat Pol PP Kota Probolinggo, menjelaskan, informasi terjadinya kebakaran sekitar jam 16.00 Wib. Untuk melakukan pemadaman kobaran api yang melalap Be Jay Karaoke dan Havent Cafe & Resto pihaknya menerjunkan 4 unit mobil PMK, 2 unit milik Pemkot Probolibggo, 1 unit milik Pemkab Probolinggo dan 1 unit dari PT. KTI.

“Namun petugas mengalami kesulitan dalam melakukan pemadaman karena titik api ada dilantai tengah atas,” ucapnya.

Dari pantauan suaraindonesia-news.com, kobaran api baru bisa padam jam 20.00.Wib. Dalam peristiwa tersebut walaupun tidak menimbulkan korban jiwa, namun Benyamin selaku pemilik, menyebutkan mengalami kerugian material hingga Rp.5 miliar. (Bro/Jie).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here