Basuki: Dagang di Depan Istana Negara Kalau Mau Untung

oleh

Jakarta, suaraindonesia-news.com  – Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, pihaknya akan bekerja sama dengan polisi, untuk mencari biang keladi penyewa jalan kepada pedagang kaki lima (PKL) di Tanah Abang.

Basuki menegaskan, dirinya tidak goyang sedikitpun untuk merelokasi PKL ke dalam pasar tradisional.

“Kami sudah lakukan langkah persuasif. Sosialisasi juga sudah dilakukan. Kalau masih ngeyel juga, kami penjarakan saja, yang menyewakan jalan dan penyewa bisa dipenjara,” tutur Basuki di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (16/7/2013).

Dalam Perda Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum, PKL bisa ditindak pidana kurungan paling singkat 10 hari dan paling lama 60 hari, atau denda paling sedikit Rp 100.000, dan paling banyak Rp 20 juta.

Menurutnya, PKL yang tidak mau dipindahkan atau direlokasi, kebanyakan adalah PKL non KTP DKI. Mereka juga didorong oleh oknum-oknum preman yang menyewakan jalan raya.

“Silakan saja masuk ke Jakarta, mau jualan di Jakarta juga bebas. Tapi, jangan menduduki jalan raya. Itu melanggar undang-undang dan perda. Kalau enggak bisa kami pindahkan, bisa kami laporkan ke polisi, ini tindakan pidana,” paparnya.

Basuki juga tidak mau mendengar alasan para PKL tidak mendapat untung, dan kesulitan mendapat pelanggan.

”Kalau mereka mau enak mah, dagang di depan Monas, depan Istana Negara, kawasan Thamrin. Paling enak lagi, dagang di Bundaran HI, top itu,” sindirnya.

PKL, lanjut Basuki, selalu ingin mendekatkan diri ke pejalan kaki. Ia mengibaratkan PKL curi start dalam perlombaan, karena mencegah pembeli masuk ke dalam pasar.

Karena itu, semua PKL harus dimasukkan ke dalam gedung, tanpa ada pengecualian. Basuki menilai, PKL jangan selalu pura-pura miskin dan tidak mampu bayar sewa.

“Memangnya kamu pikir dagang di pinggir jalan itu enggak bayar? Di jalan juga bayar sewa, duitnya ke mana? ke preman. Kalau di Blok G Tanah Abang, pedagang diminta bayar harian, jadi tidak terasa berat,” bebernya.

 

Sumber : TribunNews.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *