Balai Besar POM  Aceh Gelar Sosialisasi Komunikasi Informasi Dan Edukasi

Asisten ekonomi  dan pembangunan setdakab Abdya Salman Alfarisi, ST saat membuka sosialisasi komunikasi informasi dan edukasi di aula Arena Motel Blangpidie Abdya.

ACEH-ABDYA, Kamis (7/2/2019) suaraindonesia-news.com — Balai pengawasan obat dan makanan (POM) Banda Aceh menggelar sosialisasi komunikasi dan edukasi diaula motel Blangpidie.

Ketua panitia Dra cut safriana indriawati, Apt, M kes menyampaikan laporanya, kegiatan ini dilaksanakan dengan jumlah peserta sebanyak 500 (lima ratus) orang terdiri dari berbagai lapisan masyarakat konsumen dengan beragam propesi antara lain lintas sektor terkait plaku usaha/pengelola pangan, pemilik toko/swalayan, organisasi profesi, perwakilan gampong, mahasiswa dan umumnya.

“Tujuan dari kegiatan ini adalah menyediakan informasi kepada masyarakat mengenai bahan bahaya dan kemasan pangan, kemudian mendorong masyarakat agar memiliki kesadaran akan bahan berbahaya dan kemasan pangan meningkat,” terangnya.

Sementara itu, Asisten II setdakab Abdya Salman Alfarisi, ST dalam sambutanya menyebutkan, atas nama pemerintah kabupaten Aceh barat daya mengucapkan selamat datang dibumo breuh sigupai kepada balai POM Aceh telah bersedia datang ke kabupaten ini.

Diketahui bersama, pada hari ini Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan dari Banda Aceh bersama Anggota DPR-RI Komisi IX Bapak Tgk. H. Khaidir Abdurrahman, S.IP mengadakan Kegiatan Komunikasi, Informasi dan Edukasi kepada masyarakat tentang Bahan Berbahaya dan Kemasan Pangan.
Sambungnya Kami selaku Pemerintah Kabupaten tentunya menyambut baik atas terselenggaranya kegiatan ini.

“Kami menilai kegiatan ini sangat penting untuk dilaksanakan karena dapat memberikan manfaat yang besar kepada masyarakat untuk menjadi konsumen cerdas dalam memilih dan menggunakan produk obat dan makanan secara benar serta menghindari produk yang berisiko terhadap kesehatan,” katanya.

“Semoga dengan adanya kegiatan ini kepedulian dan kewaspadaan masyarakat terhadap Bahan Berbahaya dan Pangan yang aman  dan harus kita sadari bersama bahwa peredaran obat dan makanan ilegal kini semakin marak seiring dengan perkembangan perdagangan dunia yang didukung kemudahan akses informasi dan pemasaran,” imbuhnya.

“Kami berharap ke depan akan tercipta masyarakat yang kritis dalam mengkonsumsi obat dan makanan sehingga mampu melindungi kesehatan dirinya sendiri dan keluarganya,” pungkasnya.

Reporter : Nazli.Md
Editor : Agira
Publisher : Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here