Arist Merdeka Sirait Terbitkan Buku Sahabat Anak Indonesia

oleh -107 views
Ketua Umum Komnas PA saat menyerahkan buku Arist Merdeka Sirait Sahabat Anak Indonesia kepada Junaidi Malik, Kamis (10/12/2020). (Foto : M. Habil Syah/SI).

DELI SERDANG, Jumat (11/12/2020) suaraindonesia-news.com – Menapaki usianya ke 60 Tahun Arist Merdeka Sirait, membuat suatu gebrakan lewat tulisan yang dikemas secara apik dalam sebuah buku yang bertajuk sampul Arist Merdeka Sirait Sahabat Anak Indonesia.

Ketua Komnas (Komisi Nasional) PA (Perlindungan Anak) ini mengisahkan Berisi pengalamannya mengadvokasi dan memperjuangkan keadilan atas perkara anak. Walau tidak semua hal diceritakan disini.

Paling tidak isi buku ini mengisahkan perkara-perkara yang sempat beritanya menasional. Salah satu media yang selalu turut memberitakan adalah suaraindonesia-news.com belakangan ini juga konstan memberitakan berita-berita tentang anak yang sedang digelar Komnas PA dari seluruh Indonesia.

Junaidi Malik Ketua LPA (Lembaga Perlindungan Anak) Kabupaten Deli Serdang ketika dimintai tanggapannya, Jumat (11/12) dikantornya kantor Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Deli Serdang Jalan Besar Tumpatan Beringin, Komplek Graha Bakaran Batu Indah nomor 67 Kabupaten Deli Serdang Sumatera Utara, Jumat (11/12) mengatakan, buku yang berisi 400-an halaman ini sebentar lagi akan hadir di toko toko buku Gramedia.

“Tentulah buku ini patut dilirik dan perlu dibaca para guru, advokat, wartawan, aktivis dan orangtua, saya melihat isi buku ini enak dibaca karena semua dituangkan Pak Arist secara jujur, tak ada unsur pencitraan sekelumit pun. Maka, sebagai bangsa yang menghargai para pejuangnya, maka saya rasa kita wajib membaca buku ini,” ucapnya.

Selain Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak I Gusti Ayu Bintang Darmavati yang menjadi pengantar, juga diberi endorsement dari berbagai tokoh.

Misalnya, Prof Yohana, mantan menteri menyebut dalam buku ini, bahwa persoalan anak ada di sekitar kita. Hampir setiap saat kita disajikan dengan berita-berita yang mengenaskan seputar kondisi anak.Menurut putri Papua ini, banyak dari pelaku kekerasan adalah orang-orang terdekat. Dengan situasi seperti ini, apakah masih kita katakan bahwa persoalan ini menjadi tanggung-jawab pemerintah semata.

“Kita sebenarnya kaya akan potensi lembaga masyarakat yang memiliki kepedulian besar terhadap persoalan anak, yaitu Komnas Perlindungan Anak yang dipimpin oleh Pak Arist Merdeka Sirait,” tutur pemilik nama lengkap Prof Yohana Susana Yembise, M.Sc., Ph.D ini.

Mantan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Indonesia.Dr Y Sari Murti menyebut, mengapresiasi kerjasama Pemerintah dan Komnas Perlindungan Anak atas kontribusi luar biasa yang tercipta selama ini.

“Melalui buku ini saya menyampaikan terima-kasih yang sebesar besarnya kepada Pak Arist sebagai Pimpinan Lembaga Komnas Perlindungan Anak atas tulisannya dalam buku yang tentu saja menginspirasi, dan dibutuhkan pihak pemerintah, masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, dunia usaha, media, penggiat perlindungan anak dan seluruh Anak Indonesia,” ujar Dekan Fakultas Hukum Universitas Atma Jaya, Yogyakarta ini.

Pun Dr Gun Tini Gorda menyebut, buku yang merangkum semua pendapat dan gagasan ide untuk penanganan anak dalam memotong mata rantai kekerasan.

“Komnas Perlindungan Anak mempunyai tujuan anak dimuliakan, dipimpin Arist Merdeka Sirait sebagai Ketua Umum Komisi Nasional Perlindungan Anak. Tentu buku ini membantu kita untuk mengembalikan jati diri dari prinsip kebijakan menyangkut perlindungan pada anak,” jelas Dosen Perlindungan Anak di Fakultas Hukum Universitas Pendidikan Nasional Denpasar.

Reporter : M. Habil Syah
Editor : Redaksi
Publisher : Syaiful

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *