Arifin Himawan Siap Berdiskusi Terkait Dugaan Kriminalisasi Panitia CGM Terhadap Wartawan

oleh
Saat Pelaksanaan CGM

BOGOR, Jumat (22/02/2018) suaraindonesia-news.com – Ketua panitia Cap Go Meh (CGM) Arifin Himawan siap melakukan diskusi dengan wartawan terkait dugaan kriminalisasi yang dilakukan oleh panitia CGM terhadap wartawan, hal tersebut dikatakan Arifin melalui WhatsApp kepada suaraindonesia-news.com, Kamis (21/02) pukul 22.19 Wib.

Menurutnya, dirinya tidak begitu mengetahui kronologi kejadian tersebut, oleh karena itu, dirinya siap melakukan diskusi agar mengetahui duduk permasalahannya. Selain itu kata Arifin, ia juga belum tau dari media mana yang mendapatkan perlakuan dugaan kriminalisasi tersebut.

“Selamat malam pak Iran, mohon maaf saya telat respon karena hp ini jarang digunakan dan no yg satu lagi yg lebih aktif. Terima kasih atas info yg disampaikan kepada saya. Untuk kejadian ini saya kira saya juga tidak cukup tahu permasalahannya sehingga dikatakan diskriminasi oleh Panitia. Saya dengan senang hati dan selalu terbuka untuk berdiskusi jika ada hal2 sprt yg terjadi dan tidak menjadi polemik.
Saya juga perlu mengetahui duduk permasalahan dari 2 belah pihak secara detail kronologisnya kejadian, siapa dengan siapa, masalahnya apa, dari media online yg mana. Mungkin itu yg bisa saat ini saya sampaikan. Terima kasih wass,” tulisnya dalam pesan WhatsApp nya.

Seperti kita ketahui sebelumnya, Kelompok Kerja Wartawan (Pokjawan) Kota Bogor berencana akan melakukan protes keras, atas dugaan kriminalisasi seorang wartawan berinisial SL dari Bidiknusantara.com.

Protes tersebut dilakukan setelah panitia Cap Go Meh (CGM) ditenggarai berbuat kasar terhadap wartawan anggota Pokja Wartawan dalam acara tersebut.

“Kita akan melakukan protes kepada panitia pelaksanaan CGM yang telah melakukan diskriminasi terhadap anggota kami dalam meliput rangkaian acara Pesta Rakyat bertajuk “Katumbiri Lighting Festival 2019”. Yang diselenggarakan di Jalan Surya Kencana, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor,” ucap Penasehat Pokjawan Kota Bogor H.Deden, ketika mendapat pengaduan dari salah satu anggotanya yang mengadukan perlakuan diskriminatif terhadap anggotanya. Rabu, (20/02).

Reporter : Iran
Editor : Amin
Publisher : Imam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *