Antisipasi Covid-19, Pemkab Blora Semprotkan Desinfektan Ditempat Umum

oleh -138 views

BLORA, Selasa (24/03/2020) suaraindonesia-news.com – Wabah virus corona (Covid-19) yang merupakan pandemi global, dari itu Kabupaten Blora mensikapi dengan langkah penanggulangan dan pencegahan dengan melakukan penyemprotan desinfektan di tempat umum.

Corona yang sedang ganas-ganasnya ini membuat semua daerah di Indonesia berupaya waspada, untuk mengantisipasi, termasuk Kabupaten Blora memutuskan untuk melakukan penyemprotan desinfektan di kantor yang lebih dikenal sebagai pusat keramaian dan tempat interaksi umum untuk mengantisipasi penyebaran virus corona atau Covid-19.

”Berbagai upaya kami lakukan untuk mencegah penyebaran virus corona. Apalagi ini sudah menjadi wabah global, jadi kami terus melakukan upaya,” Kata Martono, Camat Kedungtuban. Selasa (24/3/2020).

Dia berupaya mengantisipasi covid-19, dilingkungan Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora, bersama TNI, Polri, PMI, dan UPT Puskesmas Kedungtuban, dengan melaksanakan kegiatan penyemprotan desinfektan di fasilitas umum, Pasar Desa Wado, Stasiun Kereta Api, Pondok Pesantren, Sekolahan, Musholla dan Masjid dengan tujuan edukasi kepada masyarakat termasuk melaksanakan cuci tangan memakai sabun dan membuat masyarakat nyaman karena fasilitas umum telah di semprot.

Selain melakukan penyemprotan ditempat umum, dia juga melakukan sosialisasi pencegahan di kantor dengan menyediakan air dan sabun, agar setiap staf sebelum masuk Kantor harus cuci tangan, dan mengumumkan kepada masyarakat dengan mobil keliling ke Desa – Desa.

Sementara itu Camat Cepu, Luluk Kusuma Agung Ariadi ketika dikonfirmasi diruang kerjanya menyampaikan, bahwa semuanya sudah dilakukan dengan penyemprotan desinfektan di tempat umum, yaitu Masjid, Sekolahan, Pasar, kantor kantor dan lainnya yang ada hubungannya dengan masyarakat umum.

“Kami pihak forkampimcam menghimbau kepada masyarakat cepu khusunya untuk melakukan tindakaan pembubaraan massa yang bergrombol ditempat umum, patroli anak sekolah, yang terdiri dari petugas gabungan selain forkompincam, juga, ormas, tokoh masyarakat, banser, STTR bergabung dalam satuan petugas waspada corono covid-19.

“Untuk itu kesekretariatan Satuan Petugas, kami tempatkan di pendopo Kecamatan Cepu, dan saat ini banyaknya peran pendatang di kota Cepu merupakan bagian dari kewaspadaan kita,” terangnya.

Karena Cepu kata dia, merupakan pintu gerbang perbatasan Jawa Tengan dan Jawa Timur.

“Untuk itu, tanpa bantuan semua pihak kita akan kwalahan, dan saat ini kami siap untuk 1x 24 jam selalu treking dan pantau pedatang di Kecamatan Cepu,” pungkasnya.

Reporter : Lukman
Editor : Amin
Publisher : Ela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *