BENER MERIAH, Rabu (20/10/2021) suaraindonesia-news.com – Sejumlah Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Kabupaten Bener Meriah, Aceh, mengeluh terkait sulitnya mengurus administrasi izin usaha, keluhan tersebut disampaikan kepada Anggota DPD RI asal Aceh H Sudirman saat kunker ke Bener Meriah. Rabu (20/10).
H Sudirman atau yang akrap disapa Haji Uma menanggapi secara serius terhadap keluhan sejumlah pelaku usaha UMKM selama ini yang kesulitan dalam mengurus izin usaha.
Menurut Haji Uma yang turut didampingi beberapa staf ahlinya mengatakan, ada beberapa persoalan yang disampaikan pelaku UMKM, pertama yaitu bidang pemasaran yang kedua bidang koneksitas dalam perizinan dan lainya.
“Untuk memudahkan melakukan pengurusan adminitrasi kita sudah meminta dinas koperasi dan UKM bersama pelaku UMKM untuk membentuk satu badan independen, seperti kehormatan yang melindungi hukum terhadap pelaku UMKM ini karena tidak semua mereka itu spesialis mengerti hukum terkait dengan produk-produk mereka, termasuk penghubung,” kata Haji Uma.
Menurutnya, penghubung itu sangat penting supaya tidak ada kendala dan memudahkan pengurusan administrasi, baik pengurusan Izin BPOM izin halal, supaya pelaku UMKM ini tidak menyita waktunya untuk melakukan pengurusan itu.
“Penghubung itu bisa berintegrasi dengan semua pelaku UMKM dan itu adalah menjadi ujung tombak dalam menyukseskan izin-izin yang menjadi kendala dalam berusaha, dua hal ini saya sampaikan kepada Dinas koperasi dan UMKM ini,” jelasnya.
Sebelumnya, salah satu Pelaku UMKM yang bergerak usaha di bidang Kopi. Prio Handoko menyampaikan dalam pertemuan dengan anggota DPD RI Haji Uma tentang persoalan sarana dan fasilitas penunjang usaha.
Akses pasar hasil usaha pelaku UMKM, termasuk modal usaha dan pengurusan legalitas dari Badan Pemeriksaan Obat dan Makanan (BPOM) serta sertifikat/label halal.
“Kami pelaku UMKM masih banyak kekurangan maka kami dalam forum ini berharap bisa membantu fasilitasi peningkatkan Usaha, diantaranya tentang administrasi perizinan dan lainnya yang kami butuhkan, supaya kami tidak bermasalah di kemudian hari,” kata Prio yang dibenarkan sejumlah pelaku UMKM lainnya.
Pada kesempatan tersebut Sekretaris dinas Koperasi dan UMKM Bener meriah, Sarahdin menyebutkan, pihaknya akan akomodir itu, demi membangun Kabupaten Bener meriah seperti wacana yang diberikan oleh PLT Bupati pembentukan laboratorium kopi.
“Disana akan dibentuk nanti UPTD sejenis kantor dan akan dikembangkan seperti perizinan dan disampaikan H Sudirman, kami menyambut baik, supaya petani Gayo terutama kopi akan membaik ke depan,“ terangnya.
Reporter : Masri
Editor : Redaksi
Publisher : Syaiful












