Reporter: Iran Hasibuan
Bogor, Minggu 04/09/2016 (suaraindonesia-news.com) Gerakan tanam pohon yang dimotori Alumni IPB kembali lakukan penanaman pohon. Kali ini penanaman pohon dilaksanakan di pondok Pesantren Al-Falakiyah, Pagentongan RT02/RW.07. Loji Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor Jawa Barat.
Acara tanam pohon ini dihadiri dari berbagai kalangan antara lain Alumni IPB, Gun-Gun Hidayat, Heri Cahyono yang juga wakil DPRD Kota Bogor, Syuhaeri yang juga Dirop PD PPJ, dari kalangan Artis Yanti Yaseer, Ika Kartika, dari BRI Kota Bogor sendiri diwakili bu Linda, dan dari partai seperti Partai Perindo bu yane, dan juga dihadiri oleh santri pondok Pesantren Al-Falakiyah dan masyarakat sekitar. Gun-gun hidayat mengatakan bahwa penanaman pohon ini sudah dimulai dari september 2015 yang lalu.
“Untuk jumlah setiap menanam pohon tidak ditarget, kita hanya simbolis, yang terpenting kita harus sosialisasikan kepada masyarakat akan kesadaran menanam pohon,” ujarnya.
Sementara wakil DPRD Kota Bogor Heri Cahyono mengatakan, sebagai alumni Pahutan IPB yang hidup di Kota Bogor sangat penting memberikan kontribusi kepada Kota Bogor.
Menurutnya kontribusi yang diberikan itu adalah menanam pohon, karena menanam pohon ini sangat penting mengingat perubahan iklim di Kota Bogor ini yang diakibatkan oleh berkurangnya vegatasi di Kota Bogor.
“Diharapkan dengan adanya gerakan tanam pohon ini seluruh lapisan masyarakat di Kota Bogor mengikuti langkah yang sudah berjalan setahun ini sehingga kedepan satwa-satwa yang ada di Kota Bogor hidup dengan nyaman,” jelasnya.
Ditambahkan Heri selain dari itu,gerakan tanam pohon ini juga bermanfaat untuk ketahanan pangan.
“Jika masyarakat Kota Bogor memiliki pohon yang berbuah maka tidak perlu kepasar membeli buah yang di inport dari luar negeri,” tuturnya.
Adapun Dirop PD PPJ Syuhaeri mengatakan bahwa gerakan tanam pohon yang dimotori Alumi Pahutan IPB ini perlu didukung karena hampir 50 persen buah yang di jual dipasar adalah buah inport.
“Jika per satu rumah tangga saja yang menanam buah lokal, maka buah lokal akan bisa mendominasi pasar buah di pasar-pasar,” pungkasnya.












