Akibat di Guyur Hujan Semalaman, Pemukiman Warga Tergenang Air

oleh -29 views

GROBOGAN, Kamis (28/12/2017) suaraindonesia-news.com – Hujan semalam yang terus mengguyur di Kabupaten Grobogan, membuat sejumlah Desa di Kecamatan Karangrayung terendam banjir. Jalan utama Karangrayung – Juwangi mengalami kemacetan, dikarenakan air merendam jalan.

Tak hanya pemukiman warga, area persawahan tak luput dari genangan air dan mengakibatkan padi terendam air, Dengan tergenangnya persawahan, bisa mengakibatkan gagal panen.

Dari pantauan suaraindonesia-news.com, saat ini ada tiga Desa yang mengalami banjir parah, yakni Desa Mojoagung, Desa Sumberjosari dan Desa Putanganen. Ketinggian air di rumah penduduk sangat bervariasi, antarai 20 centimeter hingga sampai 80 centimeter.

Hingga saat ini warga masih bertahan di rumah masing-masing, dan tidak bisa beraktifitas kesehariannya.

Akibat banjir ini, lalu lintas di jalan Karangrayung – Juwangi macet. Petugas dari Sat lantas Polres Grobogan berupaya mengatur arus lalu lintas di sekitar lokasi.

Babinsa Desa Mojoagung, Kecamatan Karangrayung, melaporkan telah terjadi banjir pada hari kamis tgl 28 desember 2017 mulai pukul 02.30 wib, di Desa mojoagung kecamatan karangrayung yang di karenakan tanggul sungai jajar jebol dan menggenangi pemukiman beberapa dusun (Dusun karangjati, Dusun mendalan, Dusun mojo, Dusun bungkel, dan Dusun krasaak).

Pada hari rabu tgl 27 desember 2017 sejak pukul 22.00 wib di wilayah kecamatan Karangrayung dan sekitarnya telah turun hujan lebat semalam menjelang subuh, sungai jajar yang menampung aliran sungai dari sebelah selatan kecamatan Karangrayung. Tidak mampu menampung debit air yang mengakibatkan jebolnya tanggul sungai dan merendam pemukiman dan areal persawahan ketinggian air di pemukiman rata rata mencapai 80 cm.

Pengguna jalan Abdul warga Juwangi, Kamis (28/12/2017) mengatakan, jalan – juwangi kebanjiran dan saya mau ke juwangi masih susah, takut mogok sepeda motor karena kemasukan air, banjir kali ini diakibatkan hujan semalaman.

“Jalan sudah baik mas, syukurlah, bila jalan masih berlubang dan kebanjiran pasti membahayakan pengguna jalan. Pemerintah kali ini harus memikirkan bagaimana caranya air hujan bisa mengalir ke sungai dengan lancar tidak terhambat. Apakah sungai perlu di normalisasi atau memperbaiki pembungan air,” ujarnya.

Reporter : Miftakh
Editor : Amin
Publisher : Tolak Imam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *