Akibat Abrasi, Luas Pulau Mandangin Menyusut 1,3 Km

oleh -168 views
Foto : Abrasi laut akibat terjangan ombak besar di ujung barat pulau Mandangin, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, Madura, membahayakan rumah-rumah warga setempat. Warga berharap ada solusi program tangkis laut. (Foto: Nora/SI).

SAMPANG, Kamis (3/6/2021) suaraindonesia-news.com – Pulau Mandangin yang berada di tengah laut selat Madura, saat ini di ujung barat pulau tersebut kondisinya mengalami abrasi parah diterjang air laut. Akibatnya, luas pulau Mandangin mengalami penyusutan 1,3 km.

Data yang diperoleh suaraindonesia-news.com, dari H. Yudik, aktivis lingkungan pulau Mandangin menjelaskan, hasil pengukuran awalnya luas pulau Mandangin 3,6 km, setelah di ukur ulang luasnya hanya 2,3 km. Jadi saat ini pulau Mandangin mengalami penyusutan 1,3 km.

Menurut Yudik, akibat abrasi laut rumah warga di ujung barat pulau Mandangin, sudah banyak yang hancur. Bahkan, satu gedung sekolah hancur terdampak abrasi. Saat ini masyarakat pulau Mandangin, dilanda kekhawatiran kikisan setiap tahunnya tambah mendekat ke rumah warga yang tidak jauh dengan abrasi laut.

“Saya sebagai putra pulau Mandangin, berharap pada Pemerintah Daerah, Pemerintah Provinsi atau Pemerintah Pusat, memperhatikan secara serius terkait terjadinya abrasi laut di ujung barat pulau Mandangin, yang cukup parah dan membahayakan rumah-rumah warga. Sebab, jika tidak cepat di perhatikan banyak rumah warga akan hancur terkena abrasi akibat hantaman gelombang laut,” tandasnya.

Dijelasjannya, pada kejadian tahun sebelumnya, ada rumah warga roboh diterdampak abrasi air laut. Untuk itu, harus segera diatasi dengan melaksanakan program tangkis laut. Agar dampak terjadinya abrasi laut tidak meluas dan tidak membahayakan rumah-rumah warga.

“Dengan program tangkis laut, maka terjadinya abrasi akibat hantaman ombak laut yang cukup besar di ujung barat pulau Mandangin, bisa teratasi dengan baik. Sehingga, warga yang rumahnya berada di ujung barat pulau Mandangin merasa aman,” imbuhnya.

Reporter : Muh. Nora
Editor : Redaksi
Publisher : Syaiful

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *