AKBP Arsal : Ungkap Jaringan Narkoba Itu Butuh Proses dan Partisipasi Warga

oleh -3 views

LUMAJANG, Sabtu (30/3/2019) suaraindonesia-news.com –
“Ungkap jaringan narkoba besar itu butuh proses yang panjang, butuh partisipasi warga dan harus menganalisa jaringannya terlebih dahulu,” kata Kapolres Lumajang, AKBP DR Muhammad Arsal Sahban, tadi pagi saat mengisi acara Seminar dan Dialog Anti Narkoba yang bertemakan “Lumajang Dulu, Lumajang Sekarang dan Lumajang Akan Datang” yang dilaksanakan di aula Kampus STIE Widya Gama Lumajang.

Menurut mantan Direskrimsus Polda Metro Jaya ini, pihaknya pernah ungkap kasua besar terkait dengan narkotika, dengan jumlah beberapa kilo narkotika.

“Kami waktu itu memakai sistem 7 lapis, bukan didatangi satu per satu dari masing-masing pelaku. Analisa dulu jaringannya, itu yang terpenting,” jelasnya dihadapan ratusan audien, yang terdiri dari mahasiswa, LSM, Ormas, Tomas, Tokoh Ulama, dan lainnya.

Persoalan seperti ini, kata AKBP Arsal, biasanya di operasikan dari dalam penjara. Dan itupun sampai berlapis-lapis, dan transaksinya bisa mencapai Rp. 144 milyar bahkan lebih.

“IP address nya juga bisa dilacak, berpindah-pindah bahkan sampai di negara Malaysia. Bisa diketahui karena mengambil uang di ATM nya di kota Yogyakarta,” bebernya.

AKBP Arsal menegaskan jika pihaknya sangat tegas terhadap peredaran narkoba, sebab hal itu dapat merusak generasi muda.

“Secara langsung merusak syaraf pusat. Dan pengaruhnya serta karakteristik berbeda-beda,” paparnya lagi.

Arsal menceritakan sewaktu pertama kali menjabat di kota pisang ini, malah bukan narkoba yang banyak ditemukan, malah di Lumajang ini ramai akan miras lokal oplosan (MILO).

“Ini salah satu inovasi pemuda yang salah. Hanya bisa membuat minuman oplosan dengan bahan komik, extra joss, alkohol, yang dicampur, dan itu membuat mereka bisa fly,” terangnya lagi.

Menurut Arsal, pengembangan potensi wisata itu juga dapat menurunkan angka kejahatan, salah satunya peredaran narkoba.

“Dan itu akan menciptakan UKM-UKM baru, dan wisata Lumajang ini ada banyak dan itu sangat bisa dijual dari Lumajang,” pungkasnya.

Reporter : Fuad
Editor : Amin
Publiser : Imam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *