Agar Tulisannya Menarik, Insan Pers Diberikan Workshop Jurnalistik

LUMAJANG, Minggu (24/03/2018) suaraindonesia-news.com – Melalui workshop jurnalistik ini, diharapkan para peserta akan mampu mengemas naskah-naskah di media internal mereka menjadi jauh lebih menarik, baik itu naskah berita, artikel, feature, ataupun tulisan laporan.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Pemimpin Redaksi (Wapemred) Surat Kabar Mingguan (SKM) Warta Pos, Peni Agustin saat memberikan sambuatan pada pembukaan acara tersebut, pagi tadi.

Acara yang terjalin atas kerjasama SKM Warta Pos Biro Lumajang dengan Dealer Auto 2000 Cabang Lumajang. Peserta yang hadir dari Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Kabupaten Lumajang, insan Pers dan masyarakat umum lainnya. Tak luput hadir juga dari Dinas Kominfo Kabupaten Lumajang.

“Hambatan dalam menulis sering melumpuhkan setiap insan pers, terutama para pemula. Namun ada caranya bagaimana mengatasi hambatan menulis ini. Hal ini akan dilatihkan kepada para peserta sehingga untuk selanjutnya, hambatan ini dengan mudah dapat teratasi,” kata Peni kepada para peserta waktu itu.

Baca Juga: Wartawan Viktory News Polisikan Walikota Kupang

Terkait dengan teknik menulis berita dan press release, kata Peni tidak semua peristiwa itu layak diberitakan.

“Tidak pula semua hal harus disampaikan. Ada kriteria jurnalistik yang perlu dikuasai, sehingga naskah berita yang dihasilkan memang benar-benar bernilai tinggi,” bebernya.

Seperti dalam teknik menulis artikel populer, ini tidak sama dengan menulis berita ataupun features. Nanti pada sesi ini para peserta, menurut Peni akan dilatihkan bagaimana menggarap sebuah artikel popular yang menarik, dengan bahasa yang mudah dipahami.

“Kalau dalam teknik menulis feature dan laporan, ada sebuah perbedaan dalam menulis berita dengan menulis feature. Topik-topik inilah yang akan diberikan pada sesi nantinya. Berbeda pula dengan teknik menyunting dan meramu naskah, setelah draft naskah jurnalistik dihasilkan, atau ada naskah kontributor yang masuk, maka pada umumnya naskah tersebut perlu direvisi dan bahkan bisa jadi harus dikemas ulang. Disinilah bagaimana mengubah naskah yang tadinya “biasa-biasa saja” menjadi naskah yang “luar biasa” ini juga yang akan kami latihkan berikutnya,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Biro (Kabiro) Warta Pos Lumajang, Anwar Sanusi kepada media juga memaparkan jika acara ini digelar agar masing-masing insan media dan masyarakat terutama KIM untuk lebih bisa menulis sesuai dengan kaidah jurnalistik.

“Ya dasarnya itu pasti harus mencakup 5W1H, sumbernya harus cover both side (dua sisi berbeda), penulisan nama, gelar, pangkat dan jabatan harus jelas, penulisan angka harus akurat dan sumbernya harus valid tidak mengada-ada,” katanya.

Selain dasar penulisan, kata Anwar, acara ini juga diberikan cara teknik merangkai berita. Salah satunya, kata Anwar yaitu menentukan angle (sudut) beritanya.

“Susun kepala berita berasal dari sudut berita dan disusun secara beruntun bersumber 5W1H. Mengutip Nara sumber sesuai dengan hasil wawancara, mengembangkan kalimat itu dengan kata penghubung yang tepat dan antar paragraf runtut. Yang penting harus menghindari memberi pandangan (rangkuman) pribadi,” ujarnya lagi.

Melalui workshop jurnalistik ini, ditegaskan Anwar, nantinya peserta akan mampu mengemas naskah-naskah di media internal mereka menjadi jauh lebih menarik, baik itu naskah berita, artikel, feature, ataupun tulisan laporan.

Sedangkan dari Menager Dealer Auto 2000 Cabang Lumajang, Ervan Mandagi Loho, kepada media juga menyampaikan jika kegiatan ini digelar atas kerjasama media dengan CSR Auto 2000.

“Agar ke depan akan lebih mampu lagi memberikan kontrubusi untuk kegiatan lebih baik lagi bersama insan pers di Kabupaten Lumajang,” jawabnya.

Reporter : Achmad Fuad Afdlol
Editor : Amin
Publiser : Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here