70d804ed da7e 433c acee 0d02cc1ff838

PID Jatim Safari ke Desa di Sumenep, Kenalkan Program Prioritas Kemendesa 2017

SUMENEP, Selasa (12 September 2017) suaraindonesia-news.com – Upaya pengenalan empat prioritas program inovasi desa secara nasional Kementerian Desa (Kemendesa) tahun 2017.

TA Madya Pengembangan Kapasitas Program Inovasi Desa (PID) Provinsi Jawa Timur Miftahul Munir menggelar safari ke sejumlah Desa di Kabupaten ujung timur pulau Madura.

Empat program prioritas itu diantaranya berupa Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), Produk Unggulan Desa, Embung Desa dan Sarana Olahraga Desa.

Dalam upaya pengenalan program itu, Miftahul Munir menyampaikan, ini sebenarnya program baru di Kemendes yang akan dilakukan percepatan diseluruh daerah di Indonesia, di Sumenep ada tiga kecamatan yang menjadi sasaran safari perdananya.

“Saat ini kita akan melakukan sosialisasi meliputi Kecamatan Saronggi, Bluto dan pulau Gili Genting,” kata Miftahul Munir saat ditemui wartawan di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Sumenep, Selasa (12/9).

Menurut pria kelahiran Sumenep ini, program tersebut sangat penting karena selama ini pemanfaatan DD hanya tertuju pada pembangunan infrastruktur.

“Selama ini kan hanya memprioritaskan jalan desa. Padahal besarnya DD juga bisa difungsikan dalam pemberdayaan sesuai kebutuhan desa,” paparnya.

Ditegaskan Miftah, program prioritas tahun 2017 dari Kementerian Desa ada empat. Nah program itu ditargetkan bisa terlaksana di desa-desa seluruh Indonesia.

Ditegaskan, hasil monitoring pada setiap daerah di Jawa Timur nantinya akan diambil setiap program inovasi unggulan lain.

“Kedepan program di desa itu bisa saling diaplikasikan dengan wilayah lain, dengan harapan saling mendapatkan manfaat,” tegasnya.

Sebagai pelaksana di bawah, kedepan akan dilakukan secara menyeluruh oleh tenaga ahli di setiap Kabupaten. Baca Juga: Mobil Pick Up Box Hantam Tugu Pembatas Desa, Ini Penyebabnya

“Nanti TA Kabupaten yang akan menfasilitasi agar terlaksananya Program Inovasi Desa. Target awal kita tentu program ini bisa tersosialisasi dengan baik. Karena ini program baru mungkin desa banyak tidak tahu,” pungkasnya.

Pantauan media ini, terlihat Tim TA Kabupaten ikut mendampingi tim Provinsi yang dikomandani Miftahul Munir.

Tim kabupaten yang ikut ambil bagian, Patwari, Eko Yulianto, Hidayaturrahman, M. ilyas. Tim kali pertama mendatangi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), semudian mendatangi dua kecamatan yakni Saronggi dan Bluto.

Selain itu, Desa Sera Tengah yang masih bagian dari kecamatan Bluto mendapatkan kesempatan sosialisasi langsung dari TA Provinsi.

Selanjutnya, Rombongan melanjutkan sosialisasi ke pulau Giliraja dengan di dampingi camat Giligenting Faruk Hanafi untuk melakukan dialog dan sharing terhadap empat desa di pulau setempat. (jar)