Sosial Budaya

Pererat Hubungan Sesama, Dinas Sosial Situbondo Gelar Halal Bihalal

Avatar of admin
×

Pererat Hubungan Sesama, Dinas Sosial Situbondo Gelar Halal Bihalal

Sebarkan artikel ini
616e000d ac69 42aa 9b64 14bef7ebec5d
Halal Bihalal

SITUBONDO, Kamis (13 Juli 2017) suaraindonesia-news.com – Halal bihalal merupakan acara yang lumrah diadakan oleh lembaga pemerintah di lingkungan Situbondo.

Namun kali ini kita disuguhi hal yang berbeda ketika mengamati halal bi halal yang dilaksanakan oleh Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Situbondo dengan tema “kebersamaan dalam kepedulian sosial”. Kamis (13/07) di halaman Dinsos setempat.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh tokoh penting Situbondo, Forpimda atau yang mewakili, berbagai tokoh kultur dan tokoh pemuda ikut membahas tentang persoalan sosial berikut program yang diluncurkan oleh kadis Sosial Lutfi Joko Prihatin.

Dalam sambutanya, lutfi pangilan akrabnya mengatakan, tujuan dari dilaksanakanya halal bihalal adalah saling memaafkan dan mempersatukan baik dalam agenda kedinasan maupun individu.

“Dinas Sosial mengurusi orang sedih dan hal itu akan menambah pahala bagi orang yang membantunya,” ujarnya.

Maka dari itu, semua pihak harus ceria serta ikhlas dalam membantunya karena akan mendapat pahala dari Allah SWT.

Selanjutnya, dalam acara halal bihalal tersebut di isi dengan tausyiah keagamaan oleh ketua PC NU kabupaten situbondo.

Beliau memaparkan bahwa esensi puasa adalah untuk membentuk kepedulian sosial ummat muslim sekaligus menjelaskan tentang definisi halal bihalal yang sulit diterjamahkan kedalam bahasa indonesia.

Setelah itu beberapa tokoh diberikan kesempatan untuk mengomentari program sekaligus memberikan arahan demi kemajuan Dinas Sosial.

Antara lain ketua DPRD situbondo, H bashori sanhaji ketua GP Ansor serta pegawai BRI. Tak ayal Dinas Sosial banyak mendapat apresiasi dari berbagai pihak dan kalangan.

“Tidak masuknya Situbondo kedalam daftar kota termiskin tidak luput dari usaha dan perjuangan yang dilakukan oleh dinas sosial,” ujar ketua DPRD saat dimintai komentar.

Tak lupa pula pemandu acara memberikan kesempatan untuk memberikan kesan kepada anak jalanan binaan dinsos yang telah suses memiliki usaha perbengkelan untuk menceritakan pengalaman sebelum dan sudah pembinaan.

Sebelum do’a bersama kepala dinas sosial memberikan bantuan kepada masyarakat penyandang cacat berupa satu kursi roda, tongkat almunium dan alat pembantu pendengaran. (Sa’id Ramadhan)