Peristiwa

Pasokan Air Berkurang, Petani di Eampat Desa Gotroy Bersama

65
×

Pasokan Air Berkurang, Petani di Eampat Desa Gotroy Bersama

Sebarkan artikel ini
IMG 20170415 181140

Reporter : Nazli md

ABDYA, Sabtu (15/4/2017) suaraindonesia-news.com – Pasca jebolnya irigasi darurat Krueng Suak beberapa hari yang lalu akibat diterjang banjir, Masyarakat Empat Desa di Kecamatan Setia Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) laksanakan gotong royong (Gotroy) memperbaiki irigasi secara darurat dengan menggunakan 400 goni pasir sebagai penahan debit air.

“Kita sepakat untuk menggalakan gotroy memperbaiki irigasi secara darurat dengan mengisi pasir dalam 400 goni yang telah dipersiapkan, baik dari BPBK Abdya maupun dari bantuan masyarakat,” sebut Kepala Desa Lhang Barmawi Kepada Suaraindonesia-news.com Sabtu (15/04/2017) di Lokasi.

DiJelakan Barmawi, keempat warga Desa yang tergabung pada gotroy, yakni Desa Lhang, Rambong, Ujung Tanah dan Desa Tangan-Tangan Cut dalam Kecamatan Setia, mengingat beberapa hari lagi sudah mencapai masa tanam, sementara para petani hanya mengandalkan irigasi krueng suak sebagai pengantar air mengaliri ke persawahan.

“Gotroy ini juga tidak terlepas bantuan tanggap darurat dari Bpbk dan dinas Pu setempat, baik itu peralatan berupa alat berat maupun material lainnya, untuk mempercepat pengaliran air ke 400 hektar sawah dikawasan tersebut,” imbuhnya.

Lebih lanjut  kata Barmawi, untuk pembangunan irigasi permanen sudah beberapa kali kita melayangkan surat permohonan kepada Dinas terkait untuk secepatnya dibangun irigasi secara permanen agar kebutuhan air masyarakat petani dapat teratasi tanpa ada kekwatiran jebol seperti irigasi tanggap darurat dan pogram Pemerintah terhadap serentak tanam terlaksana sesuia jadwal.