Facebook temukan 200 juta perbincangan seputar pemilu presiden 2014 di Indonesia - Suara Indonesia
PeristiwaTeknologi

Facebook temukan 200 juta perbincangan seputar pemilu presiden 2014 di Indonesia

×

Facebook temukan 200 juta perbincangan seputar pemilu presiden 2014 di Indonesia

Sebarkan artikel ini
Facebook pemilu

Pesta demokrasi pemilu presiden 2014 telah dilangsungkan pada tanggal 9 Juli lalu. Meskipun demikian, topik tersebut masih menjadi pembicaraan hangat di berbagai media sosial khususnya Facebook dan Twitter. Ya, pemilu presiden memang menyedot banyak perhatian publik di negara ini. Sejak awal tahun ini hingga hari berlangsungnya pemilu, netizen Indonesia telah mengirimkan sekitar 95 juta tweet seputar pemilu. Angka ini memang tidak mengherankan, mengingat jumlah pengguna aktif Twitter di Indonesia mencapai 20 juta. Namun, kepopuleran pemilu tidak hanya terjadi di Twitter, topik tersebut juga marak diperbincangkan di Facebook.

(Baca juga: Di masa tenang, netizen masih bisa “ribut” seputar Pemilu di Facebook dan Twitter)
Menurut tim data Facebook, ada sekitar 200 juta perbincangan seputar pemilu presiden di jejaring sosial ini yang mencakup posting, komentar, dan ‘like’. Uniknya, sekitar 75 persen pengguna yang membicarakan topik tersebut berusia di bawah 34 tahun. Secara tidak langsung, ini menunjukkan banyaknya netizen muda yang peduli tentang kondisi perpolitikan di Indonesia. Selain digunakan untuk berkampanye, netizen menggunakan Facebook sebagai wadah berdiskusi, berdebat, serta berbagi informasi seputar pemilu.

Selain tim Facebook sendiri, platform analisis media sosial SocialBaker juga menampilkan beberapa data seputar pemilu di jejaring sosial yang didirikan Mark Zuckerberg ini, yang diambil mulai dari tanggal 11 Juni hingga 10 Juli. Berdasarkan data dari SocialBaker, ada sekitar 40,8 juta interaksi seputar pemilu. Dalam hal interaksi, Prabowo unggul tipis dari Jokowi dengan dengan total interaksi 19,4 juta, sedangkan Jokowi memiliki total interaksi 18,5 juta. Rata-rata 88 persen dari semua interaksi tersebut berbentuk ‘like’, sedangkan sisanya dalam bentuk komentar dan ‘share’. Terkait jumlah fans di Facebook, Prabowo lebih unggul dibanding Jokowi. Page resmi Prabowo Subianto menarik sekitar 8 juta fans, angka tersebut dua kali lipat dibanding page resmi Joko Widodo dengan jumlah fans sekitar 4 juta orang.

Bagaimana dengan posting Facebook Prabowo dan Jokowi yang menarik paling banyak interaksi? Anda melihatnya di bawah:

Anda bisa membaca data seputar pemilu di Facebook dari SocialBaker selengkapnya di sini.

Upaya Facebook ikut semarakkan pemilu presiden 2014

Dengan jumlah pengguna aktif sekitar 69 juta di Indonesia, Facebook jeli memanfaatkan peluang selama masa pemilu dengan meluncurkan pelacak pemilu Facebook Suara Indonesia yang bisa digunakan pengguna untuk memantau kepopuleran calon presiden berdasarkan jumlah mention yang di-post dan posisi geografis.

(Baca juga: Pemerintah gagal bendung kampanye hitam di media sosial selama pemilu)
Sementara itu, pada 9 Juli lalu, Facebook juga mengirimkan “pemberitahuan” kepada pengguna di Indonesia melalui aplikasi mobile yang memberitahukan bahwa hari tersebut adalah hari pemilu. Pemberitahuan tersebut juga mengajak pengguna untuk berbagi keikutsertaan mereka di pemilu kali ini kepada kerabat dan temannya. Facebook mengatakan bahwa pemberitahuan tersebut telah dilihat oleh sekitar 17,89 juta orang dengan lebih dari 1,35 juta orang menyatakan bahwa mereka telah memilih.

Selain di Indonesia, Facebook sebelumnya juga meluncurkan pelacak pemilu di India bulan Maret lalu.

 

(Diedit oleh Enricko Lukman)