Berita UtamaPeristiwa

Ketua PAC PKB Pragaan Jadi Korban Pembacokan

×

Ketua PAC PKB Pragaan Jadi Korban Pembacokan

Sebarkan artikel ini
IMG 20170213 222914
Koban, Ketua PAC PKB Kecamatan Pragaan, Sumenep Bersama Istri

Sumenep, Senin (13/2/2017) suaraindonesia-news.com – Ketua Pengurus anak cabang (PAC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kecamatan Pragaan, Sumenep, Madura, Jawa Timur, H. Anas dan istrinya Puyati, warga Dusun Tenggina, Desa Sentol Laok, Kecamatan Pragaan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Senin (13/2/2017), menjadi korban pembacokan.

Peristiwa tersebut berawal, saat H. Anas bersama istrinya Puyati melintas di Jalan Dusun Malaka, Desa Jaddung, Pragaan, dengan mengendarai Mobil Suzuki Ertiga Warna Hitam (Nopol belum Keluar) Tahun 2016, tiba-tiba ia dianiaya dan mobilnya dirusak oleh Halifi warga Dusun Dandan, Desa Pragaan Daya, yang masih satu kampung dengan korban.

Akibat kejadian tersebut, pasutri ini, mengalami luka serius (selebar 2 cm) pada perut bagian kanan H. Anas (korban laki-laki), dan luka bacok pada jari kelingking bagian kiri Puyati (korban perempuan).

Kedua korban tersebut, langsung dilarikan ke Puskesmas terdekat, untuk mendapatkan perawatan medis.

Sementara Halifi, pelaku pembacokan, melarikan diri setelah mengetahui korbannya terluka.

“Setelah melakukan penganiayaan, pelaku langsung kabur melarikan diri,” kata Kapolres Sumenep AKBP H. Joseph Ananta Pinora, melalui Kasubag Humas Polres, AKP Suwardi, Senin (13/2/2017).

Dikatakan Suwardi, Sebagaimana pemeriksaan saksi-saksi di lapangan, peristiwa pembacokan itu terjadi, setelah pelaku terlebih dahulu melakukan aksi pengrusakan pada mobil korban.

Melihat kondisi tersebut, keduanya melakukan pembelaan. Namun, sayangnya pembelaan yang dilakukan tidak membuahkan hasil, malah keduanya menjadi korban pembacokan.

Hingga berita ini dirilis, belum diketahui motif pengrusakan dan penganiayaan tersebut belum diketahui. Sebab pelakunya langsur kabur.

“Kalau motifnya, belum diketahui mas, kan pelaku masih kabur, dan belum bisa kita tangkap,” pungkasnya. (Zaini)