Reporter: Nazli Md
Abdya, suaraindonesia-news.com – Bertahun-tahun dibiarkan rusak kondisi jalan yang dilalui oleh masyarakat dua desa di Desa Panton Raya Kecamatan Blangpidie Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) kini kondisinya semakin meperihatinkan. Akibatnya, sejumlah warga mengeluh. Bahkan, mereka merasa dianak tirikan dinegeri sendiri.
Seperti yang diungkapkan Insafuddin, kepala Desa Panton Raya. Menurutnya, sudah semenjak adanya perkampungan tersebut, warganya belum pernah menikmati aspal hotmix. Saat ini, jalan penghubung tersebut hanya dilapisi aspal goreng yang bersumber anggaran dari PPIP beberpa tahun yang lalu.“Aspal goreng dari anggaran PPID itu pun kini kondisinya semakin parah,”sebutnya.
Dijelaskannya, jalan Desa yang dihuni oleh 276 jiwa dan sering dilalui oleh para pejabat maupun mantan pejabat Abdya yang hendak ke kebunnya itu saat ini rusak parah. Akibat, aspal sudah mengelupas dan berlubang, sehingga pada musim hujan akan licin dan dapat membahayakan pengguna jalan,”Sudah berulang kali proposal kami buat, namun tidak ada tanggapan,”tegas Insafuddin.
Diakuinya, aparatur desa bersama warga sudah sering berupaya memperbaiki jalan tersebut dengan cara menimbun dengan pasir dan batu (sirtu). Namun, perbaikan secara gotongroyong tersebut tidak bertahan lama,”Kalau terus-terusan kita gunakan dana desa yang ada anggaran tersebut habis untuk itu-itu saja,”terang Insfuddin.
Untuk itu, Insafuddin mengharapkan perbaikan infrastruktur jalan sepanjang 8 kilometer itu. Sebab, saat ini jalan tersebut sangat dibutuhkan oleh masyarakat,”Kita berharap ada upaya perbaikan dari pemerintah dengan melakukan pengaspalan hotmix,” pintanya.
