Reporter : Adi Wiyono
Kota Batu, Suara Indonesia-News.Com – Keberadaan Hotel di kota Batu, baik hotel kelas melati maupun hotel berbintang, hotel kecil dan hotel besar ternyata selama ini banyak yang tidak memiliki ciri khas, padahal untuk menarik jumlah tamu diperlukan selain sikap yang ramah tamah, jujur, kredibelitas juga sangat diperlukan ciri khas di masing-masing hotel.
General Manager Hotel Singgasari Petra Rusmadi saat ditemui usai acara Kursus dalam Service Excellence Training PHRI kota Batu di Hotel Kartika Kota Batu, Selasa, (19/1/2016) mengatakan bahwa hotel-hotel di kota Batu ini hanya sedikit yang memiliki ciri khas di masing-masing hotel, padahal hal itu sangat diperlukan untuk menarik jumlah tamu.
“Dengan adanya ciri khas hotel, para tamu yang telah menginap akan menjadi kesan tersendiri, seperti misalnya kita berucap sugeng rawuh, matur suwun. Ini kata-kata dan ucapan seperti itu terkesan tidak ada di kota Batu, hanya kata-kata umum saja seperti selamat datang” Kata Petra.
Kesan yang diberikan selam ini kepada para tamu hanya pelayanan secara umum, misalnya pelayanan menu masakan, kondisi kamar hotel serta fasilitas yang dimiliki hotel, padahal hal itu kata dia kesannya itu biasa saja.
“Para pengusaha hotel umumnya menjual kepada para tamu, hanya berpaku pada pelayanan, sikap, kepedulian, kredibilitas dan kejujuran tetapi keunuikan yang dimiliki belum dimiliki, Di kota Batu memang ada, setahu saya ada di Hotel kampung lumbung” Kata dia
Ciri khas kata dia, bukan berarti mahal tapi ciri khas memiliki keunikan dan ketertarikan pada tamu yang pada akhirnya memiliki kesan sendiri. “Sesuatu perbuatan yang lain dari pada yang lain, kalau di hotel kami ciri khasnya yaitu keramah tamahan dan tutur kata jawa, meski orang tidak mengerti bahasa jawa, thoh pada akhirnya mereka akan mengerti” ucapnya
Sementara itu ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Batu Bambang Dharma mengatakan bahwa digelarnya acara tersebut dimaksudkan Untuk memenuhi kebutuhan dari pengunjung yang masuk ke Kota Batu dan menghadapi pasar bebasa Masyarakat Ekonomi Asean (MEA)
“Dengan digelarnya acara ini bisa memberi harapan baru, bisa menambah jumlah kunjungan wisatawan ke Kota Batu, mendapat pelayanan prima, salah satunya dengan meningkatkan SDM melalui training ini,” jelas Bambang.












