Pamekasan, Suara Indonesia-News.Com – Lagi-lagi pasar tradisional di Pamekasan tertimpa musibah kebakaran. Setelah sebelumnya Pasar Pakong dan Pasar Kolpajung, Pasar Baru Kecamatan Pegantenan, Pamekasan, Madura, Jawa Timur dilalap si Jago Merah pada Sabtu (5/12) sekitar jam 23.00 Wib.
Menurut informasi yang diterima dari Kodim 0826 melalui Babinsa setempat, Kebakaran tersebut menyebabkan Toko Sembako milik H. Abd. Hamid dan warung kopi milik mistamah ludes terbakar. Akibat dari musibah nahas tersebut, kedua pemilik toko mengalami kerugian kurang lebih 75 Juta rupiah.
“Toko H. Abd. Hamid rugi sekitar 45 Juta, dan warung kopi milik Mistamah sekitar 35 Juta.” Ujar Anggota unit inteldim Sertu Didik.
Sementara, menurut warga sekitar api berasal dari toko milik H. Abd. Hamid yang merembet ke warung Mistamah. “Pak abdul hamid dan ibu Mistamah sedang dirumahnya. Tiba-tiba ada salah satu warga yang melihat toko Pak Abdul Hamid terbakar.” Ujar Hadi salah satu warga setempat.
“Akhirnya, ada warga yang menelfon ke pemilik kedua toko itu.” Sambungnya.
Pukul 23.30 api berhasil dipadamkan oleh warga setempat. “Warga bergotong-royong memadamkan api. Pemadam kebakaran kesulitan masuk karena akses menuju TKP sulit dijangkau yang kebetulan juga diguyur hujan.” Tutur Sertu Didik.
Hingga berita ini diturunkan, Belum diketahi secara pasti penyebab kebakaran pasar yang biasa beroperasi Hari Kamis dan Minggu itu. “Sekarang sudah dalam penyelidikan Polres Pamekasan.” Tutupnya. (Addarori Ibnu Wardi).












