KOTA BOGOR, Jumat (16/10) suaraindonesia-news.com – Turnamen bola voli tingkat sekolah dasar (SD) Kedung Badak 4 Cup telah rampung digelar di Kota Bogor. Kegiatan ini menjadi wadah bagi para pelajar untuk mengembangkan keterampilan, mengasah mental bertanding, serta membuka peluang pembinaan atlet bola voli usia dini.
Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Bogor, Herry Karnadi, yang hadir menyaksikan pertandingan sekaligus penutupan turnamen, mengapresiasi kemampuan para peserta. Menurutnya, pertandingan berlangsung kompetitif dan menunjukkan keterampilan teknik yang baik dari para atlet muda.
“Nonton bola voli tadi itu kesannya mirip seperti nonton Indonesia melawan Thailand. Ada tegangnya, gregetannya, dan deg-degannya juga. Terlepas dari siapa yang menang, saya sangat senang melihat anak-anak di usia yang masih belia sudah memiliki keterampilan dan teknik bola voli yang sedemikian baik,” ujar Herry Karnadi.
Ia menekankan pentingnya peran Pengurus Cabang Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (Pengcab PBVSI) Kota Bogor dalam mengidentifikasi atlet muda potensial dari turnamen tersebut. Para atlet diharapkan dapat dibina dan dipersiapkan untuk mengikuti kompetisi tingkat daerah, termasuk Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) hingga Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).
Terkait keluhan orang tua mengenai keterbatasan fasilitas latihan, Herry menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Bogor secara bertahap melakukan pembenahan dan penambahan sarana olahraga, termasuk pembangunan gedung olahraga (GOR) di sejumlah kecamatan.
“Setiap GOR kecamatan yang dibangun, seperti di Cimahpar (Bogor Utara), Kertamaya (Bogor Selatan), dan Cilandak (Bogor Barat), selalu dilengkapi fasilitas lapangan voli indoor maupun outdoor. Pemkot Bogor secara bertahap terus menambah serta membenahi sarana latihan ini untuk masyarakat dan anak-anak,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Kedung Badak 4 Cup, Abdul Muhyi, mengatakan keberhasilan penyelenggaraan turnamen tersebut didukung kolaborasi antara pihak sekolah, Pengcab PBVSI Kota Bogor, Dinas Pendidikan, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), serta unsur pemerintah setempat.
Menurut Abdul Muhyi, turnamen ini menjadi salah satu wadah kompetisi bola voli bagi pelajar SD di wilayah Kecamatan Tanah Sareal. Ajang tersebut diharapkan dapat membantu siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler bola voli meningkatkan kemampuan dan pengalaman bertanding.
“Untuk ekstrakurikuler, orientasi anak-anak tentu pada prestasi. Melalui turnamen ini, kami ingin memberikan wadah bagi penggemar voli di Tanah Sareal agar kemampuan, pengetahuan, dan mental bertanding mereka meningkat. Apalagi saat ini voli juga mulai dilombakan di eksibisi O2SN, sehingga sertifikat prestasinya bisa dimanfaatkan untuk jalur prestasi (Japres) ke jenjang SMP,” ungkapnya.
Abdul Muhyi juga menyampaikan apresiasi kepada para sponsor yang mendukung kegiatan tersebut, yakni PT Tambajaya Niaga Pakuan, Bank Kota Bogor, J&T Express, KM Industri, Le Yasmin, dan Baso Jaja.
Kepala SDN Kedung Badak 4, Dedi Hariyanto, selaku pihak penyelenggara, turut menyampaikan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian turnamen. Ia mengatakan koordinasi dan komunikasi dengan berbagai pihak menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan kegiatan.
“Alhamdulillah, penyelenggaraan berjalan lancar. Kita sebagai tuan rumah juga meraih juara tiga, jadi sukses. Dan yang paling membuat bangga adalah kehadiran Pak Kadis dan Pak Kabid. Kuncinya ada pada koordinasi, komunikasi, serta rekomendasi dari pihak-pihak terkait seperti Pengcab PBVSI Kota Bogor, IGORA, dan BAPOPSI,” ujarnya.
Dedi menambahkan, dukungan Dinas Pendidikan dan kerja sama dengan Ikatan Guru Olahraga (IGORA), para kepala sekolah, serta pihak terkait diharapkan dapat mendorong penyelenggaraan turnamen serupa di kecamatan lain.
Ia berharap kompetisi bola voli pelajar dapat masuk dalam agenda rutin tahunan sehingga pembinaan atlet usia dini berlangsung secara berkelanjutan dan membuka lebih banyak kesempatan bagi siswa untuk mengembangkan prestasi di bidang olahraga.
Selain Kedung Badak 4 Cup, penyelenggara dan pihak Dinas Pendidikan berharap turnamen seperti Polpat Cup dan Bangka Cup juga dapat terus berkontribusi terhadap regenerasi atlet bola voli di Kota Bogor.












