BeritaNewsPendidikan

MAN 2 Kota Bogor Catat Kelulusan 100 Persen, Ratusan Siswa Diterima di PTN dan Perguruan Tinggi Luar Negeri

×

MAN 2 Kota Bogor Catat Kelulusan 100 Persen, Ratusan Siswa Diterima di PTN dan Perguruan Tinggi Luar Negeri

Sebarkan artikel ini
IMG 20260611 184705
Foto: Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan MAN 2, Sofia Gumanti usai wawancara di MAN 2 Kota Bogor.

KOTA BOGOR, Kamis (11/06) suaraindonesia-news.com – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Kota Bogor mencatatkan tingkat kelulusan 100 persen bagi siswa kelas XII Tahun Ajaran 2025/2026. Selain itu, ratusan lulusan sekolah tersebut berhasil diterima di berbagai perguruan tinggi negeri (PTN) dan perguruan tinggi luar negeri melalui sejumlah jalur seleksi.

Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan MAN 2 Kota Bogor, Sofia Gumanti, S.Ag., mengatakan bahwa sebanyak 352 siswa dari 10 rombongan belajar (rombel) dinyatakan lulus pada tahun ini.

Menurut Sofia, capaian tersebut diikuti dengan tingginya jumlah siswa yang berhasil melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Berdasarkan data sementara per 19 Mei 2026, sebanyak 286 siswa telah diterima di berbagai perguruan tinggi melalui sejumlah jalur seleksi.

“Berdasarkan data sementara yang masuk hingga 19 Mei 2026, sebanyak 286 siswa telah berhasil memperoleh tempat di berbagai perguruan tinggi,” ujar Sofia.

Ia menjelaskan, dari jumlah tersebut, sebanyak 45 siswa diterima melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan tersebar di 21 perguruan tinggi negeri di Indonesia.

Sementara itu, melalui jalur Ujian Tulis Berbasis Komputer–Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK-SNBT), sebanyak 99 siswa dinyatakan lulus dan diterima di berbagai PTN di berbagai daerah.

Selain itu, sebanyak 84 siswa berhasil lolos melalui jalur Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN), yang merupakan jalur seleksi berbasis prestasi akademik untuk perguruan tinggi keagamaan Islam negeri di Indonesia.

MAN 2 Kota Bogor juga mencatatkan capaian pada tingkat internasional. Sebanyak tujuh siswa diterima di perguruan tinggi luar negeri.

Menurut Sofia, jumlah tersebut masih berpotensi bertambah karena sebagian siswa masih mengikuti berbagai jalur seleksi mandiri di sejumlah perguruan tinggi.

“Kami masih terus memperbarui data karena saat ini anak-anak masih banyak yang mengikuti jalur mandiri, seperti PPKB di UI, UTUL di UGM, Universitas Brawijaya, jalur PIN di IPB, dan jalur lainnya,” katanya.

Untuk mendukung keterbukaan informasi, pihak madrasah akan terus memperbarui data kelulusan siswa yang diterima di berbagai perguruan tinggi melalui akun media sosial resmi sekolah.

Menanggapi capaian tersebut, Sofia juga memberikan sejumlah motivasi kepada siswa kelas X dan XI yang akan melanjutkan perjuangan akademik menuju perguruan tinggi.

Ia menekankan pentingnya perencanaan tujuan pendidikan sejak dini, sehingga siswa memiliki gambaran yang jelas mengenai jurusan atau program studi yang ingin dipilih setelah lulus.

Selain itu, Sofia mengingatkan pentingnya mengenali minat dan bakat agar pilihan jurusan sesuai dengan potensi yang dimiliki serta dapat mendukung pengembangan karier di masa depan.

Ia juga menyoroti pentingnya persiapan akademik dan finansial sejak awal, terutama bagi siswa yang berencana melanjutkan pendidikan ke luar daerah maupun luar negeri.

“Untuk siswa kelas 10 yang masih memiliki waktu lebih panjang, disarankan untuk mulai mempersiapkan diri dengan mengikuti bimbingan belajar di luar jam sekolah serta mulai menabung dari sekarang,” ujarnya.

Menurut Sofia, persiapan yang matang sejak dini akan membantu siswa menghadapi berbagai jalur seleksi perguruan tinggi dan merencanakan masa depan pendidikan secara lebih terarah.

Reporter: Iran G Hasibuan
Editor: Qonita
Publisher: Eka

Tinggalkan Balasan

2

2