BeritaNewsPemerintahan

Soroti Kerusakan Jalan di Balikpapan Timur, Anggota DPRD Sofyan Jufri Desak Pemkot Lakukan Perbaikan

64
×

Soroti Kerusakan Jalan di Balikpapan Timur, Anggota DPRD Sofyan Jufri Desak Pemkot Lakukan Perbaikan

Sebarkan artikel ini
IMG 20260414 182850
Foto: Anggota DPRD Balikpapan, Sofyan Jufri.

BALIKPAPAN, Selasa (14/4) suaraindonesia-news.com – Urat nadi perekonomian di Jalan Mulawarman wilayah Balikpapan Timur kini dalam kondisi mengkhawatirkan. Anggota DPRD Kota Balikpapan dari Fraksi PKB, Sofyan Jufri, melayangkan kritik tajam dan mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan untuk segera melakukan pemeliharaan secara menyeluruh.

Sebagai jalur vital dengan mobilitas kendaraan yang sangat tinggi, Jalan Mulawarman dinilai sudah tidak lagi memberikan rasa aman bagi penggunanya. Lubang-lubang yang menganga dan permukaan jalan yang bergelombang menjadi ancaman nyata bagi keselamatan pengendara, baik roda dua maupun roda empat.

“Ini fasilitas umum yang digunakan ribuan orang setiap hari. Jangan tunggu ada korban jiwa baru sibuk diperbaiki. Jangan juga menunggu momen tertentu baru bergerak. Masyarakat butuh keamanan sekarang,” tegas Sofyan saat disambangi media ini di Kantor DPRD Balikpapan, Selasa, (14/4).

Politisi asal daerah pemilihan Balikpapan Timur ini mengaku telinganya “panas” mendengar keluhan warga yang tak kunjung usai. Ia memperingatkan pemerintah agar tidak menutup mata, sebab pembiaran terhadap kerusakan jalan ini bisa memicu persepsi negatif bahwa pemerintah abai terhadap kebutuhan dasar rakyatnya.

“Status jalan mungkin milik provinsi, tapi pemerintah kota tetap harus hadir di lapangan. Jangan lepas tangan dan hanya duduk diam di balik meja. Rakyat tidak mau tahu itu kewenangan siapa, yang mereka tahu pemerintah harus memberikan solusi,” tambahnya.

Tak hanya persoalan aspal, Sofyan juga menyoroti ancaman “tersembunyi” di sepanjang jalur Balikpapan Timur, yakni keberadaan pohon-pohon yang sudah rapuh dan terlalu rimbun. Beberapa kejadian pohon tumbang belakangan ini bahkan sempat melumpuhkan aktivitas warga karena menutup akses jalan utama.

Ia secara khusus menyoroti persoalan pohon yang sudah bersentuhan dengan jaringan kabel listrik dan lampu jalan. Kondisi ini menurutnya adalah “bom waktu” yang bisa memicu korsleting listrik hingga kebakaran, terutama saat cuaca ekstrem melanda.

“Pohon yang sudah menyentuh kabel itu sangat berbahaya. Selain risiko kebakaran, ranting yang jatuh bisa langsung mencelakai pengguna jalan. Saya minta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) segera berkoordinasi dengan PLN untuk melakukan pemangkasan,” cetus Sofyan.

Menutup pernyataannya, Sofyan mendorong adanya pemetaan titik rawan secara menyeluruh. Ia meminta instansi terkait untuk lebih proaktif melakukan inspeksi lapangan ketimbang hanya menunggu laporan dari masyarakat.

Koordinasi lintas instansi menjadi kunci agar penanganan masalah di koridor timur Balikpapan ini tepat sasaran dan berkelanjutan. Bagi Sofyan, hadirnya pemerintah di tengah persoalan infrastruktur adalah bukti nyata bahwa aspirasi masyarakat benar-benar diperjuangkan.

Tinggalkan Balasan