BLORA, Kamis (2/4) suaraindonesia-news.com – Kepolisian Resor Blora mengerahkan personel gabungan dari unsur TNI dan Polri untuk mengamankan aksi penyampaian aspirasi petani tebu yang digelar oleh Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APTRI) Kabupaten Blora.
Aksi yang berlangsung di Alun-Alun Blora pada Kamis (2/4/2026) tersebut berkaitan dengan operasional Pabrik Gula Gendhis Multi Manis (PG GMM).
Kapolres Blora, Wawan Andi Susanto, memimpin langsung apel kesiapan pengamanan dan memberikan arahan kepada seluruh personel. Ia menegaskan bahwa pendekatan humanis menjadi prioritas utama dalam pengawalan aksi.
“Tugas kita melaksanakan pelayanan dengan humanis. Tidak ada tindakan represif, baik di rute maupun di lokasi kegiatan. Laksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab,” tegas AKBP Wawan Andi Susanto saat didampingi Wakapolres, Slamet Riyanto.
Untuk menjaga situasi tetap kondusif dan menghindari potensi ketegangan, Kapolres juga memastikan seluruh personel tidak membawa senjata api selama bertugas di lapangan.
Pengamanan tersebut merupakan bentuk sinergi antara Polres Blora dan Kodim 0721 Blora. Kerja sama lintas institusi ini bertujuan memberikan ruang bagi para petani tebu dalam menyampaikan aspirasi secara damai, tertib, dan aman.
Pihak kepolisian berharap kegiatan tersebut tidak mengganggu aktivitas masyarakat di sekitar Alun-Alun Blora, sehingga aktivitas ekonomi dan lalu lintas tetap berjalan normal selama aksi berlangsung.












