Berita UtamaHukumNasionalPemerintahan

Aksi Sigap Satgas Pamtas Yonarmed 4: Penyelundupan Miras dan Amunisi Ilegal di Perbatasan RI-Malaysia Berhasil Digagalkan

×

Aksi Sigap Satgas Pamtas Yonarmed 4: Penyelundupan Miras dan Amunisi Ilegal di Perbatasan RI-Malaysia Berhasil Digagalkan

Sebarkan artikel ini
IMG 20260123 152535
Foto: Barang bukti yang berhasil diamankan oleh Satgas Pamtas RI-Malaysia dari Yonarmed/Parahyangan di Nunukan.

NUNUKAN, Jam’at (23/1) suaraindonesia-news.com – Benteng pertahanan di perbatasan Kalimantan Utara kembali membuktikan ketajamannya. Prajurit Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI–Malaysia Yonarmed 4/Parahyangan berhasil menghentikan upaya penyelundupan ratusan botol minuman keras (miras) dan amunisi aktif yang mencoba menembus kedaulatan Indonesia di titik Longmidang, Rabu (21/01).

Keberhasilan ini merupakan buah dari kewaspadaan tinggi prajurit di bawah naungan Kodam III/Siliwangi dalam menjaga pintu masuk negara di sektor barat.

Aksi ilegal ini terbongkar saat personel Pos Gabungan (Gabma) Longmidang, yang dipimpin oleh Danki SSK-1 Kapten Arm Hafid Bahtiar, melakukan pemeriksaan rutin terhadap kendaraan yang melintasi garis batas negara.

Ketelitian prajurit diuji ketika sebuah mobil yang dikemudikan oleh pria berinisial JP, warga Long Bawan, melintas. Untuk mengelabui petugas, JP menyisipkan barang-barang haram tersebut di antara tumpukan bahan pokok di bak mobil serta di dalam tas pribadinya. Namun, upaya kamuflase tersebut gagal total setelah pemeriksaan intensif dilakukan.

Dansatgas Pamtas Yonarmed 4/Parahyangan, Letkol Arm Januar Idrus, mengonfirmasi bahwa dari hasil penggeledahan tersebut, petugas mengamankan ratusan unit miras berbagai merk serta amunisi berbahaya.

Rincian barang bukti yang berhasil disita meliputi, 144 kaleng Anchoor, 48 botol Lucky, 180 botol Golden Starz 144 kaleng Guinness, 4 butir amunisi jenis penabur yang masih aktif.

“Seluruh barang bukti sudah kami amankan sesuai prosedur yang berlaku. Penemuan amunisi ini menjadi perhatian serius karena berpotensi mengganggu stabilitas keamanan di wilayah perbatasan,” ujar Letkol Arm Januar Idrus dalam keterangannya, Kamis, (22/1).

Ia menekankan bahwa tugas Satgas Pamtas bukan sekadar menjaga patok wilayah, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam memberantas segala bentuk aktivitas ilegal yang merugikan masyarakat dan negara.

“Kami hadir untuk memastikan rasa aman bagi warga. Penangkapan ini adalah pesan jelas bagi siapapun yang mencoba melanggar hukum di perbatasan bahwa kami tidak akan lengah,” tambahnya.

Meski bertindak tegas terhadap segala bentuk pelanggaran, Satgas Pamtas tetap mengedepankan pendekatan humanis kepada masyarakat sekitar. Mereka mengajak warga untuk proaktif menjadi mata dan telinga dalam menjaga kedaulatan NKRI demi terciptanya wilayah perbatasan yang kondusif dan bersih dari barang terlarang.

Reporter: Fauzi
Editor: Amin
Publisher: Eka Putri