IKN, Rabu (26/11) suaraindonesia-news.com — Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, mengimbau jajaran Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara agar meningkatkan kualitas layanan pertanahan dan tata ruang. Imbauan tersebut disampaikan seiring percepatan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) serta terbitnya Peraturan Presiden Nomor 79 Tahun 2025 tentang Pemutakhiran Rencana Kerja Pemerintah, yang memuat arahan Presiden Prabowo Subianto mengenai kelanjutan pembangunan prasarana dan sarana fisik IKN menuju ibu kota politik pada tahun 2028.
“Waktunya untuk menata, memperbaiki data dan pelayanan. Jangan sampai saat terjadi akselerasi pembangunan IKN, akselerasi investasi, kita tidak siap. Inilah saatnya mempersiapkan itu,” ujar Wamen Ossy saat memberikan arahan kepada jajaran di Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Balikpapan, Rabu (12/11/2025).
Arahan tersebut disampaikan setelah Wamen Ossy mengikuti Rapat Koordinasi dan Monitoring Capaian Pembangunan Tahap 1 dan 2 di IKN. Ia menegaskan bahwa kesiapan pelayanan merupakan bagian penting dari dukungan terhadap progres pembangunan IKN dan perkembangan wilayah di sekitarnya.
“Tugas yang harus dilakukan pada Tahap 2 ini adalah pembangunan sektor legislatif dan yudikatif yang ditargetkan dapat berjalan pada 2028. Hal ini otomatis berdampak pada pertumbuhan di Kaltim dan Kaltara,” jelasnya.
Pembangunan IKN tahap 1 (2020–2024) berfokus pada pembangunan infrastruktur dasar. Sementara pada tahap 2 (2025–2029), pembangunan diarahkan pada penyediaan fasilitas transportasi umum, perluasan kawasan permukiman, penyelesaian pemindahan aparatur sipil negara (ASN), serta pembangunan lanjutan dan pemeliharaan infrastruktur yang telah terbangun.
Melalui kegiatan sharing session tersebut, Wamen Ossy meminta seluruh jajaran menjaga kualitas kinerja dan fokus pada tanggung jawab pelayanan publik. Ia menekankan agar berkas layanan pertanahan yang masih tertunda segera diselesaikan.
“Pak Menteri memberi perhatian khusus terhadap berkas layanan pertanahan yang sedang kita kerjakan. Mohon fokus juga dalam penyelesaian pekerjaan ini. Saya minta Kepala Kanwil Kaltim dan Kaltara terus memonitor kinerja jajaran Kantahnya,” imbaunya.
Pada kesempatan yang sama, Wamen Ossy meninjau kondisi Kantah Kota Balikpapan. Ia menyapa masyarakat yang sedang mengantre pelayanan, berdialog dengan petugas loket, serta mengecek kondisi ruang kerja dan ruang arsip.
Kegiatan sharing session ini diikuti oleh Kepala Kanwil BPN Provinsi Kalimantan Timur, Deni Ahmad Hidayat; Kepala Kanwil BPN Provinsi Kalimantan Utara, Ade Chandra Wijaya; Tenaga Ahli Bidang Partisipasi dan Pemberdayaan Masyarakat, Faisal Amrin Bachtiar; serta sejumlah pejabat administrator dari kedua kanwil.













