Nanang Wahidin: Perbedaan Itu Adalah Keniscayaan dari Tuhan - Suara Indonesia
Berita UtamaRegionalSosial Budaya

Nanang Wahidin: Perbedaan Itu Adalah Keniscayaan dari Tuhan

Avatar of admin
×

Nanang Wahidin: Perbedaan Itu Adalah Keniscayaan dari Tuhan

Sebarkan artikel ini
IMG 20231219 125911
Foto : Nanang Wahidin saat menyanyikan lagu rohani di perayaan natal tobadak raya

MAMUJU, Selasa (19/12/2023) suaraindonesi-news.com – Hadir dalam perayaan natal bukanlah hal yang lumrah bagi pejabat, namun Nanang Wahidin Kepala Desa Bamba Manurung, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah, Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar). Selain hadir dalam perayaan natal dirinya juga ambil bagian tampil menyanyi solo.

Nanang Wahidin tampil menyanyikan lagu rohani “Bagi Tuhan Tak Ada Yang Mustahil” pada penutupan perayaan natal Klasis Tobadak Raya.

Kepala Desa Bamba Manurung viral di Media Sosial (Medsos) saat menyanyikan lagu rohani, penampilan Nanang Wahidin awalnya diposting Akun Facebook Pasma Gabriel dengan Coption “Kaget!!! Kepala Desa Bamba Manurung Nanang Wahidin Nyanyikan Lagu Bagi Tuhan Tak Ada Yang Mustahil Di Penutupan Perayaan Natal Klasis Tobadak Raya” Sontak mendapat banjir pujian dari jagat maya.

Baca Juga: Pj Gubernur Sulawesi Barat Apresiasi Kinerja Pj Bupati Mamasa Yakub F Solon

“Perbedaan itu adalah sebuah keniscayaan dari Tuhan,” Ungkap Nanang saat dikonfirmasi via WhatsApp, Selasa (19/12).

Kata dia, Tuhan memang sengaja perbedaan itu ada karena sebuah RahmatNya Agama itu adalah jembatan menuju Tuhan.

“Jadi kesimpulan sederhananya adalah perbedaan agama adalah sebuah keniscayaan dari rahmat Tuhan untuk kita jadikan sebagai jembatan menuju Tuhan,” terangnya.

Menurutnya, secara tidak langsung Tuhan mau mengukur kemanusiaan kita dari adanya perbedaan itu, maka mereka yang menggunakan perbedaan itu menjadi alasan perpecahan adalah meraka yang tidak melihat tanda-tanda kebesaran Tuhan.

Ia menuturkan, Semua keharusan untuk kita gunakan mengikat keharmonisan kita dalam kemanusiaan sebab itu adalah jembatan yang baik untuk kita kepada Tuhan.

“Dan akhirnya kita akan menjadi manusia yang benar diharapkan oleh Tuhan,” tuturnya.

Selamat Hari Natal 25 Desember 2023 dan Selamat Tahun baru 1 Januari 2024 untuk saudara ku ummat Kristiani.

Reporter: Kang Sukir
Editor: Amin
Publisher: Eka Putri