DELI SERDANG, Sabtu (20/11/2021) suaraindonesia-news.com – Dalam upaya menekan angka penyebaran dan memutus penularan virus Covid-19 di Indonesia banyak yang telah dilakukan pemerintah melalui program-program dan aturan-aturan dalam penerapan protokol kesehatan (Prokes) yang ketat kepada masyarakat.
Seperti halnya dengan program dengan memberikan vaksin yang disalurkan ke seluruh daerah-daerah yang ada di Indonesia, dan juga aturan dalam melaksanakan prokes 5 M (Mencuci Tangan, Memakai Masker, Menjaga Jarak, Menjauhi Kerumunan dan Mengurangi Mobilitas.
Di Kabupaten Deli Serdang, sebuah organisasi yang turut membantu percepatan program vaksinasi tersebut adalah Bakorcab (Badan Koordinasi Cabang), Fokusmaker (Forum Komunikasi Studi Mahasiswa Kekaryaan) Kabupaten Deli Serdang. Bertajuk “ Percepatan Vaksinasi Bakorcab Fokusmaker Deli Serdang “, yang digelar hari ini, Sabtu (20/11/2021) di P3UD (Pusat Pengembangan Produk Unggulan Daerah) jalan Medan- Tanjung Morawa milik Pemkab Deli Serdang.
Dalam laporan pelaksanaanya, percepatan vaksinasi Bakorcab Fokusmaker Deli Serdang menyediakan 500 dosis vaksin jenis Pfrizer yang bekerjasama dengan UPT Puskesmas Kecamatan Tanjung Morawa.
Pelaksanaan program percepatan vaksinasi itu, dihadiri Wakil Bupati Deli Sedang HM Ali Yusuf Siregar yang datang guna meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi dan berbincang-bincang dengan masyarakat sebelum divaksin untuk memberi support agar masyarakat Deli Serdang mau di suntik vaksin.
“Sebelumnya saya berterimakasih kepada Organisasi Bakorcab Fokusmaker Deli Serdang yang telah mendukung program pemerintah dengan percepatan vaksinasi untuk masyarakat khususnya di Kabupaten Deli Serdang, dan buat Ibu-ibu dan bapak-bapak divaksin itu bagus untuk diri kita, gak papa, jangan takut disuntik, jangan takut divaksin, intinya kita harus sehat, masyarakat Deli Serdang semua harus sehat, sehingga kita bisa beraktivitas seperti biasa, kan selama dua tahun ini kita terganggu juga, baik itu kita dalam bekerja, dan anak-anak kita pun sekolah belajarnya dari rumah dengan sistem daring kan kurang bagus begitu,’’ kata Wabup.
“Deli Serdang kemarin berada di level satu, namun sekarang kita turun kembali berada di level dua, tapi bukan karena terpapar virus Covid-19 nya, namun masyarakat di Deli Serdang masih banyak yang belum vaksin makanya kita berada kembali di Level dua,’’ jelasnya lagi.
Masih kata HM Ali Yusuf Siregar, untuk tingkat Kabupaten/Kota se Sumatera Utara, Deli Serdang adalah satu-satunya yang berada di level satu untuk Sumatera Utara.
“Jadi jangan takut di suntik vaksin, tidak sakit dan tidak ada efek negatifnya bagi tubuh kita, malah tubuh kita semakin sehat,” ucap Wabup yang datang saat peninjauan itu didampingi Camat Tanjung Morawa Marianto Irawadi, Kapus UPT Tanjung Morawa dr. Budi Afriyan, M.Kes, dan KTU UPT Puskesmas Tanjung Morawa Yulida Hadiyani, SKM.
Pemerintah masih terus mengupayakan agar masyarakat mau melakukan vaksin dan senantiasa mengupayakan ketersediaan vaksinnya, demi mencukupi stok yang ada saat ini dan menjaga laju vaksinasi sesuai dengan stok vaksin yang ada.
Sementara itu, Kapus UPT Tanjung Morawa dr. Budi Afriyan. M.Kes ketika diwawancarai wartawan mengatakan, saat ini kita perlu melakukan vaksinasi untuk dipercepat agar Indonesia bisa segera keluar dari situasi pandemi Covid-19.
Kapus UPT Tanjung Morawa mengapresiasi peran Organisasi Bakorcab Fokusmaker Deli Serdang yang menyelenggarakan program Percepatan Vaksinasi Bakorcab Fokusmaker Deli Serdang hari ini.
Menurut dr. Budi Afriyan. M.Kes, percepatan penting dilakukan karena capaian vaksinasi di Indonesia berada di kisaran angka 70 persen dari jumlah penduduk Indonesia harus sudah menerima vaksin sesuai intruksi Presiden Joko Widodo.
Dirinyapun mengatakan percepatan penyebaran Vaksinasi harus ditempuh, salah satunya melalui berbagai program vaksinasi yang digelar seperti hari ini oleh organisasi.
“Jadi saya rasa harus kita berikan apresiasi kepada kawan-kawan Fokusmaker yang telah membantu pemerintah dalam percepatan pemerataan vaksinasi nasional,” terangnya.
Kapus UPT Tanjung Morawa mengingatkan bahwa vaksinasi bukanlah obat anti Covid-19. Sebab, vaksinasi ditujukan untuk meningkatkan kekebalan tubuh terhadap serangan virus. Oleh karena itu, ia meminta agar masyarakat yang telah menerima suntikan vaksin untuk tidak lantas melepas masker dan meninggalkan budaya 5M yang selama ini telah dijalani.
“Meskipun vaksinasi sudah dilakukan, protokol kesehatan harus tetap diterapkan seperti memakai masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak, Menjauhi Kerumunan dan Mengurangi Mobilitas harus tetap dilakukan, terutama di lokasi kerumunan atau tempat-tempat umum,” terangnya.
Dalam kesempatan ini, dr. Budi Afriyan. M.Kes mengungkap bahwa Presiden Joko Widodo pernah berpesan untuk melibatkan semua elemen masyarakat guna membantu percepatan program vaksinasi.
“Sehingga, upaya yang dilakukan Bakorcab Fokusmaker ini sudah seharusnya diikuti oleh elemen masyarakat atau organisasi masyarakat yang lainnya, agar proses vaksinasi di Deli Serdang dapat lebih cepat dilakukan, hanya dengan percepatan program vaksinasi, Indonesia bisa mencapai target kekebalan Herd Immunity. ” harapnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Bakorcab Fokusmaker Deli Serdang Darma Ade Putra Hutasuhut yang didampingi Sekretaris Mhd. Arifin menjelaskan, dalam rangka mensukseskan program pemerintah percepatan vaksinasi Covid-19 dalam menuju Herd Immunity, hari ini telah dilaksanakan Bakorcab Fokusmaker Kabupaten Deli Serdang berjalan dengan lancar dan sukses, kedepan kami berharap di vaksinasi yang kedua masyarakat lebih antusias lagi dalam mengikuti program percepatan vaksinasi yang dilakukan Bakorcab Fokusmaker Deli Serdang.
“Saya ucapkan terima kasih kepada Bapak Wakil Bupati Deli Serdang H.M.A.Yusuf Siregar yang hadir mewakili Pemkab Deli Serdang dalam peninjauan langsung pelaksanaan vaksinasi pertama Jenis Pfizer,” ujarnya.
Darma mengucapkan terima kasih kepada Kapus dan seluruh Nakes (Tenaga Kesehatan) UPT Puskesmas Tanjung morawa, hari ini telah memberikan dukungan dengan terselenggaranya vaksinasi pertama Bakorcab Fokusmaker Deli Serdang, untuk itu dalam upaya mencapai vaksinasi yang masif atau sebanyak-banyaknya tidak bisa dikerjakan sendiri-sendiri diperlukan peran serta semua pihak, seperti yang kita lakukan hari ini, dimana ada peran dari Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, Pemerintahan Kecamatan dan UPT Puskesmas Tanjung Morawa.
“Guna mendukung proses percepatan vaksinasi nasional, kita juga bisa berkontribusi untuk mendorong masyarakat melakukan vaksinasi. Selain dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan, mari bantu orang lain untuk bisa mendapatkan vaksin Covid-19,” tutup Darma Ade Putra Hutasuhut.
Reporter : M. Habil Syah
Editor : Redaksi
Publisher : Syaiful












