Kemenag Sampang Ditunjuk Jadi Pilot Projek Pembangunan Zona Integritas WBK Tahun 2022

oleh -401 views
Foto : Ruang pelayanan terpadu atau pelayanan prima Kantor Kemenag Kabupaten Sampang, cukup memuaskan ASN dan masyarakat yang punya kepentingan. Sehingga tahun 2022 ditunjuk oleh Kanwil Kemenag Jatim mewakili jadi pilot projek pembangunan zona integritas menuju wilayah bebas korupsi dan wilayah birokrasi bersih melayani tahun 2022. (Ft/nor/SI)

SAMPANG, Minggu (21/11/2021), suaraindonesia-news.com – Melihat kesuksesan yang dilakukan Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Sampang, dibawah kepemimpinan Dr H. Pardi M. Pdi, dalam menerapkan sistem pelayanan terpadu atau pelayanan prima (servis prime) dilirik oleh Kantor Wilayah Kementrian Agama (Kanwil Kemenag) Jawa Timur, untuk mewakili sebagai Pilot Projek Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani Tahun 2022.

Kepercayaan Kanwil Kemenag Jawa Timur ini, disambut gembira oleh seluruh jajaran Kemenag Sampang yang baru tiga bulan melaksanakan sistem pelayanan terpadu atau pelayanan prima melalui aplikasi PTSP digital. Dimana, baru tiga bulan melaksanakan sudah menerima 2714 layanan masuk untuk semua pelayanan.

Kenyataan itu, disampaikan oleh Kepala Kemenag Sampang Dr H. Pardi, M. Pdi, melalui i Sekretaris Tim Pembangunan Zona Integritas H. Wahyu Hidayat, M. Pdi, MM. Menurutnya, kepercayaan Kanwil Kemenag Jatim ini sangat membanggakan dan akan dilaksanakan dengan baik dan sukses.

“Kami akan selalu kerja optimal dan membenahi segala kekurangan yang ada. Karena harapan kami dengan sistem ini dapat memberikan kemudahan dan kecepatan pelayanan bagi ASN dan masyarakat Sampang pada umumnya. Dengan tetap mengikuti standar operasional yang sudah ditentukan,” pungkas Wahyu Hidayat.

Yang jelas lanjutnya, sistem pelayanan terpadu atau pelayanan prima melalui aplikasi PTSP digital ini, untuk mempermudah pelayanan dengan memanfaatkan tekhnologi yang yang sedang berkembang. Tujuannya, untuk mewujudkan Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani.

“Kami akan selalu kerja optimal dan membenahi segala kekurangan yang ada. Karena harapan kami dengan sistem ini dapat memberikan kemudahan dan kecepatan pelayanan bagi ASN dan masyarakat Sampang pada umumnya. Dengan tetap mengikuti standar operasional yang sudah ditentukan,” pungkas Wahyu Hidayat.

Ditegaskannya, dengan sistem pelayanan terpadu ini cukup memuaskan semua pihak, karena banyak guru yang posisinya jauh seperti dari Kecamatan Karang Penang, Banyuates, Ketapang, Robatal dan yang lainnya, tidak perlu ke Kantor Kemenag Sampang, cukup membuka ling aplikasi yang tersedia.

“Terbukti, baru tiga bulan dibuka secara resmi sudah ada 2714 layanan yang masuk dari semua pelayanan. Dan sebanyak 2655 yang sudah di proses. Termasuk ASN yang menyetor absensi dan laporan kinerja bulanan,” ungkapnya.

Reporter : Muh. Nora
Editor : Redaksi
Publisher : Syaiful

Tinggalkan Balasan