24 Distrik, 259 Kampung dan Satu Kelurahan, Terima Bama dari Tim Covid-19 Maybrat

oleh -103 views
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Maybrat, Marthen Howay, S.Hut, bagikan Bama lokal kepada masyarakat di Kabupaten Maybrat.

MAYBRAT, Minggu (31/5/2020) suaraindonesia-news.com – Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Maybrat menyalurkan bantuan bahan makanan (bama) lokal kepada masyarakat di 24 Distrik dan 259 Kampung dan 1 Kelurahan guna memenuhi kebutuhan hidup di tengah wabah Covid-19.

Hal ini sangat membantu masyarakat karena akses transportasi disetip perbatasan Maybrat telah diperketat dengan waktu yang telah ditentukan mulai hari Senin sampai hari Rabu pintu perbatasan dibuka. Sementara hari Kamis sampai hari Minggu pintu perbatasan akan ditutup.

Pengetatan pintu masuk perbatasan Maybrat tersebut guna mencegah agar Covid-19 tidak menular sampai kepada masyarakat Maybrat. Hal ini terbukti karena Maybrat hingga saat ini masih dinyatakan zona hijau Covid-19.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Maybrat, Marthen Howay, S.Hut saat ditemui media ini mengatakan, bantuan bama lokal tersebut dibelanjakan oleh Pemda Maybrat dari hasil perkebunan masyarakat untuk dibagikan kepada masyarakat, sehingga perputaran perekonomian masyarakat tetap stabil dan stok bama masyarakat tetap terpenuhi.

“Ini akan dilakukan pertukaran barang dengan barang. Jadi hasil pertanian masyarakat Ayamaru akan disalurkan kepada masyarakat Aifat Raya. Sementara hasil pertanian masyarakat Aifat Raya akan disalurkan kepada masyarakat Ayamaru Raya,” terang Marthen Howay, Minggu (31/5/2020).

Sementara itu, Kepala Distrik Ayamaru, Demianus Lemauk memberikan apresiasi kepada Pemda Maybrat yang mana telah memberikan berbagai jenis bantuan kepada masyarakat di tengah wabah Covid-19, karena sangat menyentuh pada kebutuhan pokok masyarakat.

Ditambahkannya, masyarakat harus membantu pemda agar memutus mata rantai penyebaran Covid-19, sehingga tidak tertular pada masyarakat. Mengingat pemda telah memberikan perhatian serius, oleh karena itu, masyarakat harus mematuhi himbauan pemda.

“Bantuan ini membantu masyarakat agar mereka termotivasi untuk berkebun. Dan kami sudah memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait bahaya wabah Covid-19,” kata Demianus.

Dirinya mengaku bahwa masyarakat telah menyediakan stok bama lokal untuk memenuhi kebutuhan hidup di tengah wabah Covid-19.

Reporter : Onesimus
Editor : Amin
Publisher : Ela

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *