KPU Mulai Rekrutmen KPPS

Ridho Mujib saat diwawancarai sejumlah media

LUMAJANG, Kamis (03/05/2018) suaraindonesia-news.com – Pilkada 2018 kurang sebulan lagi, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lumajang melakukan tahapan pembentukan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

Menurut Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat KPU Kabupaten Lumajang, Ridho Mujib kepada media mengatakan, bahwa pada 3 April sampai 3 Juni 2018 adalah tahapan pembentukan KPPS tersebut.

“Pembentukan tahapan ini dilakukan jelang pemilihan serentak Calon Gubenur dan Wakil Gubenur Jawa Timur dan Calon Bupati dan Wakil Bupati Lumajang, mendatang,” katanya kepada sejumlah media, tadi siang.

Di mana di pembentukan itu, kata Ridho, pihaknya akan melakukan sesuai dengan yang sudah di sepakati paslon pada saat rakor dengan KPU Jatim se-kabupaten/kota se Jawa Timur.

“Dan itu sesuai dengan Undang-Undang (UU) No 10 tahun 2016 tentang Pemilihan Serentak bahwa Rekrutmen atau Pembentukan KPPS itu dilakukan secara terbuka,” tambahnya.

Artinya, kata Ridho, wewenang dari pembentukan KPPS ini adalah menjadi wilayahnya PPS, tapi mereka mengangkat dan memberhentikan KPPS itu atas nama KPU Kabupaten Lumajang.

“Proses rekrutmen itu sudah dibuat online, juga terkait sosialisasi untuk bimtek maupun sosialisasi pendaftaran untuk pihak internal dan eksternal,” bebernya.

Hal ini, diungkapkan Ridho sudah disosialisasikan kepada PPK, kemudian PPK kepada PPS, PPS nanti mensosialisasikan kepada masyarakat yang di mulai tanggal 3 April hingga 6 Mei 2018.

“Dan pendafaftaran dimulai 7 April sampai 12 Mei 2018. Setelah itu ada pendaftaran selama 7 hari terhitung  mulai 13 sampai 19 Mei 2018. Dalam proses pendaftaran itu masyarakat diminta ikut berpartisipasi melalui masukan dan tanggapannya ini mulai 20 sampai 28 Mei 2018,” ujarnya.

Kemudian di saat yang sama juga PPS akan melakukan penelitian administrasi, di mana syarat-syaratnya yaitu sesuai dengan PKPU yakni berumur minimal 17 tahun dan sudah punya sudah harus terdaftar dalam DPT.

“Syaratnya hampir sama dengan PPK, PPS yakni mempunyai identitas diri kemudian ijazah terakhir itu adalah tingkat SMA, kemudian menandatangani surat pendaftaran dan pernyataan di atas materai 6.000,” imbuhnya.

Salah satunya menjadi catatan penting bagi masyarakat bahwa dalam pernyataan itu ada periodisasi pembatasan produksi yang harus di penuhi oleh calon anggota KPPS.

“Yakni tidak boleh menjabat di jabatan yang sama sebagai anggota PPS selama dua kali periode,” ujarnya.

Aturan terbaru SE Nomor 43 Tahun 2017 sehingga nanti melalui seleksi administrasi, kemudian kalau diperlukan misalkan pendaftarnya itu lebih dari 7 orang jadi PPS harus melaksanakan tes wawancara kepada semua pendaftar yang terdaftar di masing-masing desa.

“Paling lambat tanggal 3 Juni sudah dilaporkan kepada KPU Lumajang. Ini adalah untuk pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Lumajang, dan Gubenur dan Wakil Gubenur Jatim,” pungkasnya.

Reporter : Achmad Fuad Afdlol
Editor : Agira
Publiser : Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here