ACEH ABDYA, Selasa (22 Agustus 2017) suaraIndonesia-news.com – Terkait dengan simpang siurnya data tentang luas lahan dan ladang pertanian yang ditanami menurut Pengairan Untuk Masa Panen 2016-2017 di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) hingga kini belum jelas.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Abdya, H Bahruddin,SE kepada SuaraIndonesia-news.com mengatakan, Persoalan adanya isu simpang siur data luas lahan dan ladang untuk masa panen 2016, pihaknya hanya sesuai dengan data yang diterima.
“BPS hanya sebagai penerima laporan dari dinas pertanian dan pertenakan, pendataan itu bukan kewenangan kita,” terang Bahruddin.
Selainitu sembari juga menjelaskan, untuk luas lahan sawah yang masa panen tahun 2016, yang dimiliki oleh BPS saat ini data dari intansi terkait dengan jumlah, 11.178 hektare secara keseluruhan dari data di masing-masing Kecamatan. Baca Juga: Camat Dituding Langgar Perda, Bentar Demo Kantor Bupati Lebak
“Rincian data luas lahan di setiap kecamatan yakni, Kecamatan babahrot luas lahannya 1,050 Hektare, kuala batee 2.151, Jeumpa 1.306, susoh 1.168, BlangPidie 836, setia 1.148, T tangan 1.700, manggeng 1.232 dan Kecamatan lembah sabil 587 hektare,” jelasnya.
Menurut Bahruddin, Jika terjadi perubahan jumlah luas lahan, itu disebabkan banyaknya lahan yang dimanfaatkan untuk pembangunan di areal persawahan oleh masyarakat.
“Areal persawahan telah dibangun seperti perumahan, perluasan jalan, irigasi, saluran drainase dan pemanfaatan lainnya,” jelas Bahruddin.(Nazli, Md).












