Reporter: Lukman
Blora, 17/08/2016 (Suaraindonesia-news.com) – Lingkungan Sambongrejo Rukun Warga Kelurahan Balun, Kecamatan Cepu kabupaten Blora, Dengan jumplah penduduk kurang lebihnya 120 Kepala keluarga.
Sebuah perkampungan yang jalurnya dikelilingi oleh tiga makam yaitu makam taman pahlawan (MTP), dan makam umum Cepu yang masuk di wilayah lingkungan Nglajo. Letaknya diperbatasan Desa Balun Dan Cepu, Kearah Selatan Lingkungan Sambongrejo, ada makam umum warga lingkungan Sambongrejo.
Ketiga Makam ini terlihat jelas dan nampak dari interaksi warga lingkungan Sambongrejo, karena tidak ada pagar tembok sebagai pembatas.
Sementara yang ada tumbuh-tumbuhan liar yang memagari batasan tersebut, warga sendiri terkadang juga kurang nyaman, tapi karena sudah sangat biasa akhirnya juga kebal.
Seperti yang disampaikan Supardi (50) warga lingkungan Sambongrejo ketika dikunjungi Suara Indonesia-News, dirumahnya RT.07/RW.15. (17/08/2016), sambil menujukan sebuah makam yang dibatasi pohon-pohon rerungkutan yang tidak menyerupai pagar.
Supardi berharap, agar lingkungan RW.15, ini yang dikelilingi lingkar makam dengan ukuran, kurang lebihnya 250 meter persegi dari lingkar makam umum dan makam pahlawan, bisa diberi pagar.
“Agar batas lingkungan kelihatan jelas yakni antara lingkungan dan makam,” ceritannya.
Edy Purnomo, S.Pd, selaku Lurah Cepu, membenarkan bahwa ketiga makam yang mengelilingi lingkungan Sambongrejo, Belum ada pagarnya sama sekali.
“Jika kita melihat dari lingkungan tersebut, kita tidak bisa membedakan mana tanah makam, mana tanah umum, karena tidak ada pembatas tembok,” jelasnya.
Edy, berharap harapannya semoga warga lingkungan Sambongrejo bisa mendapatkan pagar.
“Walaupun bukan warga kelurahan cepu tapi makam umum dan makam MTP, Makam milik kecamatan Cepu,” pungkasnya.












